Pique dan Puyol Ungkap Rahasia Kesuksesan Barcelona Meraih Sextuple

Kompas.com - 01/01/2020, 17:40 WIB
Gerard Pique (kiri) dan kapten Barcelona Carles Puyol (tengah) saat pertandingan sepak bola leg kedua semifinal Piala Spanyol FC Barcelona vs Real Madrid CF di stadion Camp Nou di Barcelona pada 26 Februari, 2013 AFP/QUIQUE GARCIAGerard Pique (kiri) dan kapten Barcelona Carles Puyol (tengah) saat pertandingan sepak bola leg kedua semifinal Piala Spanyol FC Barcelona vs Real Madrid CF di stadion Camp Nou di Barcelona pada 26 Februari, 2013

KOMPAS.com - Duet bek Barcelona yang meraih enam gelar dalam setahun, Gerard Pique dan Carles Puyol, mengungkapkan kunci kesuksesan timnya di musim 2008/2009.

Sudah sepuluh tahun berlalu sejak Blaugrana - julukan Barcelona - menaklukkkan semua kompetisi yang diikuti.

Barcelona berhasil meraih enam trofi dalam satu tahun kalender pada musim 2008/2009.

Kala itu, Barcelona dilatih langsung oleh eks pemain Barcelona juga, yakni Pep Guardiola.

Bersama Pep, Barcelona berhasil meraih trofi La Liga, Copa del Rey, Liga Champions, Supercopa de Espana, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub.

Kunci kesuksesaan Barcelona tersebut tidak lepas dari dua sosok penting di jantung pertahanan Barcelona waktu itu, Gerard Pique dan Carles Puyol.

Baca juga: Barcelona Kehilangan Ter Stegen dan Arthur Melo di Derbi Catalan

Pique dan Puyol pun mengingat masa-masa indah tersebut dan mengungkapkan rahasia kesuksessan Blaugrana waktu itu.

"Semua pemain, staf dan yang lain menyatu. Kami memiliki pelatih dengan ide-ide yang paling jelas, rencana permainan dan generasi pemain yang hebat," kata Puyol kepada Nit de Copes dari TV3.

"Para pemain senior tidak memiliki anak, begitu pula orang-orang yang lebih muda," kata Pique.

"Itu membuat kami memiliki kesempatan untuk pergi makan siang dan makan malam bersama dan menghabiskan malam dengan bersenang-senang bersama," lanjutnya.

Kedua pemain itu mengungkapkan kenangan yang tidak akan mereka lupa saat bermain di markas Real Madrid, Santiago Bernabeu.

Saat itu, Barcelona berhasil mengalahkan Real Madrid dengan skor 6-2.

"Itu adalah pertama kalinya saya bermain di Bernabeu dan menang 6-2. Saya merasakan adrenalin maksimal setelah selalu merasakannya dari luar," lanjut Pique.

"Ketika kami tiba, saya pikir ini akan menekan kami dan membuat hidup kami tidak mungkin," tutur Pique.

Baca juga: AC Milan-Barcelona Sepakat soal Transfer Todibo, tetapi...

"Itu salah satu pertandingan terbaik yang pernah ada. Saya ingat Pep mengatakan, 'bermain untuk tidak melakukan apa-apa tidak ada artinya, karena kita pasti kalah'," kata Puyol.

"Kemenangan itu bukan gelar, tapi hampir. Karena kemenangan itu ada dalam memori penggemar Catalan dan Barcelona secara umum," tutur Puyol.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Sumber Marca
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X