SEA Games 2019, Rasa Syukur Menpora Usai Lampaui Target Medali Emas

Kompas.com - 12/12/2019, 19:20 WIB
Menpora RI, Zainudin Amali (kanan) menyalami peserta Piala Presiden Bolabasket di GOR Sritex Arena, Rabu (20/11/2019). KOMPAS.com/MOCHAMAD SADHELIMenpora RI, Zainudin Amali (kanan) menyalami peserta Piala Presiden Bolabasket di GOR Sritex Arena, Rabu (20/11/2019).

KOMPAS.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia ( Menpora) Zainudin Amali bersyukur atas raihan medali kontingen Indonesia pada gelaran SEA Games 2019.

SEA Games 2019 telah resmi ditutup oleh Executive Secretary of Philipina, Salvador Medialdea, di Athletic Stadium, Filipina, Rabu (11/12/2019) malam WIB.

Pada pengujung gelaran SEA Games 2019, Indonesia mampu finis di peringkat ke-4 klasemen medali.

Indonesia berada di bawah Filipina, Vietnam, dan Thailand.

Indonesia mengoleksi 267 total medali dengan rincian 72 medali emas, 84 medali perak dan 111 medali perunggu.

Torehan 72 medali emas itu sekaligus melampaui target medali emas yang dicanangkan pemerintah.

Baca juga: SEA Games 2019 Usai, Kemenpora Akan Susun Roadmap Sepak Bola Nasional

Melalui Kemenpora, pemerintah menargetkan 60 medali emas di ajang SEA Games 2019.

Mampu melampaui target, Menpora Zainudin Amali mengungkapkan rasa syukurnya.

Pasalnya, raihan medali emas pada edisi SEA Games 2019 juga mengalami peningkatan pesat dibanding edisi sebelumnya di tahun 2017.

"Tolok ukur kita target medali emas, pertama kita targetkan 45 untuk melampui 38 pada SEA Games sebelumnya," ucap Menpora Zainudin Amali.

"Ditingkatkan 54, 60, dan kami bersyukur dapat mencapai 72."

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Kemenpora
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya