Alasan Mancini Belum Panggil Balotelli ke Timnas Italia Lagi

Kompas.com - 12/11/2019, 20:40 WIB
Pelatih Italia, Roberto Mancini, memberikan ucapan selamat kepada Mario Balotelli, yang mencetak gol ke gawang Arab Saudi dalam laga persahabatan di St. Gallen, Swiss pada 28 Mei 2018.
AFP/FABRICE COFFRINIPelatih Italia, Roberto Mancini, memberikan ucapan selamat kepada Mario Balotelli, yang mencetak gol ke gawang Arab Saudi dalam laga persahabatan di St. Gallen, Swiss pada 28 Mei 2018.

KOMPAS.com - Pelatih timnas Italia, Roberto Mancini, menjabarkan alasannya tidak lagi memanggil bintang Brescia, Mario Balotelli.

Untuk menghadapi dua laga Kualifikasi Piala Eropa 2020 pekan ini, Balotelli tidak termasuk ke dalam 29 pemain yang dipanggil Mancini.

Terakhir kali Balotelli mengenakan seragam timnas Italia adalah September 2018. Uniknya, saat itu, Balotelli dipanggil di awal masa jabatan Mancini.

Menurut Mancini, ada banyak penyerang yang lebih pantas masuk ke dalam skuad daripada Balotelli untuk saat ini.

"Ketika saya memanggil Balotelli, pasti berdasarkan performanya, bukan karena warna kulit," kata Mancini dikutip dari Independent.

"Jika Balotelli mendapat kesempatan kembali, itu pasti karena dia memang pantas dari segi teknikal," ujar Mancini menambahkan.

Baca juga: Balotelli Kecam Bos Verona soal Tindakan Rasialis Suporter

Terkait komentar Mancini soal warna kulit, hal itu disebabkan karena Balotelli baru saja mendapat serangan bernada rasialis.

Balotelli dicemooh oleh pendukung Chievo Verona di Stadion Marcantonio Bentegodi, awal bulan ini.

Pada laga pekan ke-11 Liga Italia itu, Balotelli yang diserang, bereaksi keras dengan menendang bola ke arah salah satu tribun.

Terkait dengan hal ini, Macini menyayangkan kejadian itu dan memberi dukungan kepada Balotelli.

"Saya tahu karakter Balotelli dan saya sangat menyayanginya. Saya sudah kenal dia dan tahu permainannya sejak kecil. Saya sangat tahu siapa Balotelli," ujar Mancini.

Baca juga: Jorginho Merasa Timnas Italia Kini Bermain Lebih Kompak

Kasus rasial di Liga Italia memang masih sering terjadi. Balotelli sendiri bukan korban pertama di musim ini.

Sebelumnya, ada bintang Inter Milan, Romelu Lukaku, dan gelandang AC Milan, Franck Kessie, yang terlebih dahulu menjadi korban.

Adapun timnas Italia akan menghadapi Bosnia & Herzegovina (16/11/2019) dan Armenia tiga hari berselang. Kedua laga itu adalah penutup Kualifikasi Piala Eropa Grup J.

Kedua laga ini sudah tidak berarti lagi bagi timnas Italia karena sudah mengunci satu tiket ke putaran final Piala Eropa 2020.

Dari delapan laga sebelumnya, timnas Italia selalu menang dan kini memimpin klasemen Grup J dengan koleksi poin sempurna, delapan.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X