Persipura Jayapura Vs Bhayangkara FC, Antiklimaks Mutiara Hitam...

Kompas.com - 08/11/2019, 15:20 WIB
Pemain Persipura Jayapura Israel Wamiau (kiri) menjaga Jetta pemain senior Bhayngkara FC, Herman Dzumafo pada Pekan ke 27 Liga 1 2019 yang berakhir dengan skor 1-3 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (07/11/2019) sore. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUPemain Persipura Jayapura Israel Wamiau (kiri) menjaga Jetta pemain senior Bhayngkara FC, Herman Dzumafo pada Pekan ke 27 Liga 1 2019 yang berakhir dengan skor 1-3 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (07/11/2019) sore.

MALANG, KOMPAS.com - Persipura Jayapura mengalami antiklimaks saat menjamu Bhayangkara FC pada pekan ke-27 Liga 1 2019, Kamis (7/11/2019), di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo.

Performa apik dalam lima laga terakhirnya sirna begitu saja dan kalah dengan skor 1-3.

Sebelum berjumpa Bhayangkara FC, Persipura Jayapura tidak pernah kalah dalam lima laga beruntun.

Bahkan, Boaz Solossa dan kolega selalu menang di tiga laga terakhir. Persipura mulai berada di papan atas klasemen Liga 1.

Hanya, secara mengejutkan Persipura Jayapura justru kalah 1-3 dari Bhayangkara FC.

Baca juga: Persipura Vs Bhayangkara, The Guardians Putus Rekor Mutiara Hitam

Tiga gol bersarang di gawang Dede Sulaiman dicetak Bruno Matos, Adam Alis, dan Herman Dzumafo. Gol hiburan Persipura dicetak oleh Ian Kabes.

"Sebuah hari yng kurang baik buat kami. Kami tidak mampu memanfaatkan 15 menit awal, ada kesempatan yang kami dapatkan," ucap pelatih Persipura, Jacksen F Tiago.

Menurut Jacksen, Mutiara Hitam, julukan Persipura, seharusnya bisa mengantisipasi cara bermain Bhayangkara FC.

Sebab, mereka sudah mempelajari situasi-situasi yang mungkin terjadi dan cara antisipasinya. Namun, pertahanan yang longgar membuat Persipura kalah.

Baca juga: Persipura Vs Bhayangkara, Mutiara Hitam Tak Berani Bicara Target

"Lawan tadi menunggu kami melakukan kesalahan agar bisa melakukan counter memanfaatkan kesempatan Dzumafo dan Bruno terutama," kata pelatih asal Brasil tersebut.

Namun, Jacksen tidak menyalahkan siapa pun atas kekalahan tersebut.

Sebab, dia memahami pemain tidak bisa terus dituntut berada dalam performa terbaik. Mereka akan berada pada fase menurun setelah tampil bagus untuk waktu yang cukup lama.

"Kami yang cukup lama di bola cukup bisa memahami bahwa akan terjadi sewaktu-waktu di mana performa kami tidak akan selalu sama yang kami harapkan," kata mantan pelatih Barito Putera ini.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X