Kompas.com - 07/11/2019, 14:01 WIB
Penutupan Jambore Pemuda Indonesia (JPI) 2019  di Stadion Maesa Tondano, Selasa (5/11/2019) malam. JPI 2019 berlangsung di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, pada 1-6 November. KemenporaPenutupan Jambore Pemuda Indonesia (JPI) 2019 di Stadion Maesa Tondano, Selasa (5/11/2019) malam. JPI 2019 berlangsung di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, pada 1-6 November.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaksanaan Jambore Pemuda Indonesia (JPI) 2019 telah resmi berakhir. JPI 2019 dilangsungkan di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara pada 1-6 November.

JPI 2019 ditutup dengan upacara penutupan di Stadion Maesa Tondano, Selasa (5/11/2019) malam.

Pada pelaksanaan penutupan, dipentaskan tarian tradisional Minahasa, Katrili, yang diikuti oleh para peserta jambore dari 34 provinsi.

Selain itu, diserahkan juga trofi juara sejumlah kategori lomba, dari mulai stand pameran terbaik, lomba poco-poco, dan parade budaya.

Asisten Deputi Bidang Peningkatan Wawasan Pemuda Kemenpora, Arifin Madjid mengatakan, dari evaluasi pihaknya menilai antusias warga Minahasa sangat besar pada kegiatan ini.

Baca juga: Kemenpora Gelar Kegiatan untuk Berdayakan Generasi Muda

Bahkan ada keinginan masyarakat agar bisa diperpanjang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tetapi batasan waktu juga yang harus kami sesuaikan," kata Arifin yang mewakili Menpora Zainudin Aiman saat acara penutupan.

Arifin mengapresiasi pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten yang memberikan dukungan penuh untuk suksesnya kegiatan tersebut.

Sementara itu, Bupati Minahasa, Royke Roring menilai JPI 2019 memberikan kesan yang baik bagi masyarakat dan pemerintah sebagai tuan rumah.

"Kami merasakan kesan yang luar biasa dengan kegiatan ini, baik itu bagi masyarakat maupun pemerintah kabupaten. Saya berharap para peserta juga mendapatkan kesan yang sama saat berada di Minahasa," kata dia.

Selain itu, lanjut Royke, kegiatan seperti ini membuat masyarakatnya juga dapat mengenali keanekaragaman budaya dan kerajinan yang ada di Tanah Air.

Baca juga: Peringati Hari Sumpah Pemuda, Kemenpora Gelar Senam Massal Orhiba

"Demikian juga masyarakat kami bisa mengenal Indonesia yang begitu kaya baik dalam bentuk kerajinan maupun budaya. Ini akan menjadi kenangan manis bagi kami," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.