Mengenang Alfin Lestaluhu, Remaja Jenaka dengan Suara Azan yang Merdu

Kompas.com - 01/11/2019, 11:32 WIB
Pemain Timnas U-16 Indonesia, Alfin Lestaluhu, mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 22.11 WIB di Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta. DOK. PSSIPemain Timnas U-16 Indonesia, Alfin Lestaluhu, mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 22.11 WIB di Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta.
Penulis Alsadad Rudi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemain tim nasional U-16 Indonesia, Alfin Lestaluhu, sudah pergi dari dunia sepak bola untuk selama-lamanya.

Alfin Lestaluhu meninggal dunia di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, Kamis (31/10/2019) sekitar pukul 22.11 WIB malam.

Berdasarkan diagnosis dokter, Alfin Lestaluhu meninggal dunia karena encephalitis (infeksi otak) dengan hypoalbumin.

Kepergian Alfin menimbulkan kesedihan, tak terkecuali bagi pelatihnya sendiri di timnas U-16, Bima Sakti.

Bima diketahui merupakan orang yang menemukan bakat Alfin yang merupakan siswa di Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Ragunan, Jakarta.

Tidak butuh waktu lama, Alfin langsung menjadi andalan di skuad timnas U-16 Indonesia.

Debut internasionalnya adalah ketika menjadi bagian dari skuad timnas Indonesia yang berkompetisi di Piala AFF U-16 2019.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Bima, Alfin adalah seorang remaja yang jenaka.

Baca juga: Alfin Lestaluhu Meninggal Dunia, Duka Rekan Tim hingga Legenda Timnas

"Dia ceria, suka bercanda," kata dia dalam pesan singkatnya kepada Kompas.com, Jumat (1/11/2019).

Selain ketrampilan mengolah bola, ada satu hal lain dari Alfin yang membuat Bima akan sangat merasa kehilangan sosok andalannya di lini belakang itu.

Menurut Bima, Alfin memiliki suara yang bagus, apalagi jika sedang mengumandangkan azan.

"Azannya merdu sekali," ucap Bima.

Alfin Lestaluhu merupakan salah satu korban dampak gempa Ambon, Maluku, beberapa waktu lalu.

Alfin pulang kampung ke Ambon pada 24 September 2019 setelah tampil di Kualifikasi Piala Asia U-16.

Baca juga: Alfin Lestaluhu Meninggal Dunia, Para Pelatih Timnas Sampaikan Duka

Ketika itu, timnas U-16 Indonesia memastikan lolos ke turnamen Piala Asia U-16 2020.

Dua hari setelahnya, atau Kamis (26/9/2019), Gempa bermagnitudo 6,8 mengguncang Ambon.

Alfin meninggal dunia dalam umur yang masih sangat belia, 15 tahun.

Jenazah Alfin dibawa dan dimakamkan di kampung halamannya di Tulehu, Ambon, pada Jumat hari ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.