Kompas.com - 07/10/2019, 16:44 WIB
Atlet Indonesia, Maria Londa saat tampil pada babak final lompat Jauh Putri Asian Games 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (27/8/2018). Maria Londa gagal meraih medali emas. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGAtlet Indonesia, Maria Londa saat tampil pada babak final lompat Jauh Putri Asian Games 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (27/8/2018). Maria Londa gagal meraih medali emas.

JAKARTA, KOMPAS.com - Atlet putri Indonesia untuk cabang lompat jauh, Maria Londa, mengaku tetap bersyukur meski gagal menembus final di Kejuaraan Dunia Atletik di Doha, Qatar.

Laman antaranews.com, menulis mengenai catatan pribadi Maria melalui akun Instagram pribadinya, @marianatalialonda7997 pada Minggu (6/10/2019).

Maria menulis bahwa Kejuaraan Doha adalah kali kedua keikutsertaannya.

Baca juga: Harapan Medali Emas Asian Games dari Maria Londa

Pada usia 17 tahun, Maria mengikuti Kejuaraan Dunia Atletik di Osaka.

Atlet lompat jauh Maria Londa, beberapa saat sebelum memimpin kontingen Indonesia dalam defile kenegaraan dalam pembukaan Olimpiade Rio 2016.Akun Twitter resmi kontingen Indonesia, @INABisaEmas Atlet lompat jauh Maria Londa, beberapa saat sebelum memimpin kontingen Indonesia dalam defile kenegaraan dalam pembukaan Olimpiade Rio 2016.

Laga di Osaka terjadi pada 2007.

"di Doha 2019 saya turun dinomor yg berbeda yaitu lompat jauh di usia saya 29 tahun, hasil rank 26 dengan lompatan 6.36 m yang saya capai bukanlah lompatan terbaik saya," tulis Maria pada akun Instagram-nya itu.

Atlet lompat jauh putri Indonesia, Maria Londa bertanding saat final Asian Games 2018 di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, Senin (27/8/2018). Ia gagal meraih medali.KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO Atlet lompat jauh putri Indonesia, Maria Londa bertanding saat final Asian Games 2018 di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, Senin (27/8/2018). Ia gagal meraih medali.

Pada Sabtu (5/10/2019), Maria Londa mengikuti nomor lompat jauh putri, seturut laman resmi IAAF.

Para atlet dibagi dalam babak kualifikasi Grup A dan Grub B.

Maria Nathalia Londa berhasil mendapatkan medali perunggu dalam Thailand Open 2019Redaksi Kompas.com Maria Nathalia Londa berhasil mendapatkan medali perunggu dalam Thailand Open 2019

Lompatan terbaik Maria, yang tergabung dalam Grup B, pada babak tersebut adalah 6,36 meter.

Capaian itu membuat Maria berada di posisi ke 13.

Atlet Indonesia, Maria Londa saat tampil pada babak final lompat Jauh Putri Asian Games 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (27/8/2018). Maria Londa gagal meraih medali emas.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Atlet Indonesia, Maria Londa saat tampil pada babak final lompat Jauh Putri Asian Games 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (27/8/2018). Maria Londa gagal meraih medali emas.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar Peraih Puskas Award sejak 2009, Erik Lamela Terbaru

Daftar Peraih Puskas Award sejak 2009, Erik Lamela Terbaru

Sports
Robert Lewandowski Raih Pemain Terbaik FIFA 2021, Ronaldo Sabet Gelar Spesial

Robert Lewandowski Raih Pemain Terbaik FIFA 2021, Ronaldo Sabet Gelar Spesial

Internasional
Hasil AC Milan Vs Spezia 1-2: Rossoneri Kalah Dramatis, Gagal Kudeta Inter

Hasil AC Milan Vs Spezia 1-2: Rossoneri Kalah Dramatis, Gagal Kudeta Inter

Liga Italia
Persiapkan Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, China Sempat Buat Salju Buatan

Persiapkan Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, China Sempat Buat Salju Buatan

Sports
Link Live Streaming AC Milan Vs Spezia, Kickoff 00.30 WIB

Link Live Streaming AC Milan Vs Spezia, Kickoff 00.30 WIB

Liga Italia
Segini Jumlah Resor Ski Luar Ruang Jelang Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

Segini Jumlah Resor Ski Luar Ruang Jelang Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

Sports
China Sudah Bangun Ratusan Gelanggang Olahraga Musim Dingin

China Sudah Bangun Ratusan Gelanggang Olahraga Musim Dingin

Sports
Borneo FC Vs Persib, Tekad Igbonefo Bawa Maung Bandung Kembali ke Tiga Besar

Borneo FC Vs Persib, Tekad Igbonefo Bawa Maung Bandung Kembali ke Tiga Besar

Liga Indonesia
Hasil PSIS Vs Arema 0-0: Ditopang Pemain Lokal, Singo Edan Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan

Hasil PSIS Vs Arema 0-0: Ditopang Pemain Lokal, Singo Edan Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan

Liga Indonesia
Sah, Bocog Hanya Izinkan Penonton Lokal di Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

Sah, Bocog Hanya Izinkan Penonton Lokal di Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

Sports
Prediksi Susunan Pemain Borneo FC Vs Persib

Prediksi Susunan Pemain Borneo FC Vs Persib

Liga Indonesia
Sanksi WADA Berakhir Bulan Depan, FIBA Asia Cup 2022 Pasti Lebih Sakral

Sanksi WADA Berakhir Bulan Depan, FIBA Asia Cup 2022 Pasti Lebih Sakral

Sports
Pemerintahnya Pilih Boikot Diplomatik, Tim Hoki Es AS Justru Incar Medali Emas Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

Pemerintahnya Pilih Boikot Diplomatik, Tim Hoki Es AS Justru Incar Medali Emas Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

Sports
Brentford Tawarkan Kontrak 6 Bulan untuk Christian Eriksen

Brentford Tawarkan Kontrak 6 Bulan untuk Christian Eriksen

Liga Inggris
Borneo FC Vs Persib, Kemenangan Jadi Harga Mati bagi Maung Bandung

Borneo FC Vs Persib, Kemenangan Jadi Harga Mati bagi Maung Bandung

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.