Madura United Siapkan Dua Stadion Alternatif untuk Mengungsi

Kompas.com - 03/09/2019, 17:16 WIB
Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUStadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur.


SURABAYA, KOMPAS.com - Madura United nampaknya bakal mengungsi sementara waktu dari home base mereka dalam mengarungi Liga 1 2019. Manajemen sudah menyiapkan dua opsi stadion sebagai alternatif.

“Jadi mulai tanggal 10 nanti, stadion direnovasi. Ada pembangunan suttle ban untuk mempercantik dan memenuhi fungsi stadion," ujar manajer Madura United, Haruna Soemitro.

"Dan selama prosesnya membutuhkan waktu kurang lebih empat sampai lima bulan."

Haruna melanjutkan, secara regulasi Madura United sebenarnya mendaftarkan stadion di Bangkalan sebagai alternatif.

Baca juga: Kata Simon soal Greg yang Bisa Tampil Perkuat Madura United

Namun karena banyak pertimbangan lain maka pihaknya membuka opsi untuk mengungsi ke Sidoarjo.

Stadion Delta Sidoarjo dijadikan opsi favorit karena merujuk pengajuan akreditasi AFC yang mereka ajukan.

“Jadi kami ke Sidoarjo itu ada misinya,” ungkap Haruna melanjutkan.

Bermarkas di stadion yang terletak di jantung Provinsi Jawa Timur tersebut juga dinilai memiliki keuggulan. Seperti kapasitas stadion yang cukup memadai.

Selain itu, faktor geografis disokong akses lokasi yang mudah, dinilai mampu menjadi nilai tambah.

Apalagi pada putaran kedua nanti Madura United bakal menggelar tiga laga penting lawan Persib Bandung, Persebaya Surabaya dan juga Persela Lamongan.

Sementara itu soal adaptasi pemain dengan pergantian lapangan, Haruna tidak terlalu khawatir.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X