Juventus Dikabarkan Hadapi Masalah Hukum karena Tak Mainkan Ronaldo

Kompas.com - 29/07/2019, 17:45 WIB
Cristiano Ronaldo saat mempersilahkan seorang anak untuk duduk di depan bangku cadangan Juventus di National Stadium, Singapura, Minggu (21/7/2019). Dok. Premier SportsCristiano Ronaldo saat mempersilahkan seorang anak untuk duduk di depan bangku cadangan Juventus di National Stadium, Singapura, Minggu (21/7/2019).
|

KOMPAS.com - Juventus dikabarkan menghadapi permasalahan hukum setelah penyelenggara K League All-Stars melaporkan pihak klub karena tak memainkan megabintangnya Cristiano Ronaldo.

Laga antara K-League All-Star vs Juventus sudah terlaksana, tetapi tersisa "kisruh" yang terjadi di balik penyelenggaraannya.

Pada laga itu, Juventus harus puas ditahan imbang 3-3 melawan K-League All-Star di Seoul World Stadium, dalam rangka laga pramusim 2019-2020 pada Jumat (26/7/2019).

Namun, bukan hal tersebut yang menjadi banyak pemberitaan media, tetapi soal absennya sang bintang, Cristiano Ronaldo, dalam laga ini.

Menurut Corriere dello Sport, The Fasta, promotor dari laga tersebut, menuntut ganti rugi dari Juventus setelah mereka tidak memainkan Ronaldo, setidaknya untuk satu babak.

Ronaldo pada laga tersebut tidak bermain dan harus menyaksikan pemain lawan meniru perayaan golnya yang biasa dia lakukan.

Baca juga: Tiru Selebrasi, Striker Klub Korea Ini Dapat Jersey Cristiano Ronaldo

 

Dikutip dari Football Italia, tampaknya ada kesepakatan agar Bianconeri, julukan Juventus, untuk memainkan pemain nomor 7 tersebut, tetapi urung dilakukan.

Namun, Juventus menjawab The Fasta bahwa Ronaldo tidak dimainkan karena kekhawatiran atas kondisi fisiknya.

"Kami dengan tulus meminta maaf kepada penggemar karena Ronaldo tidak bermain dalam pertandingan meskipun ia kemudian ditemukan memiliki masalah otot," kata K-League dalam sebuah pernyataan.

"Kami akan lebih berhati-hati untuk tidak mengecewakan penggemar K-League," lanjut pernyataan itu.

Baca juga: Dybala Ingin Bertahan di Juventus

Pada laga itu, Fans sempat meneriakkan yel-yel "Messi, messi" untuk menyindir Cristiano Ronaldo.

Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, sempat memastikan jika sang megabintang tak bermain dalam laga melawan K-League Allstar karena masalah kebugaran.

"Ronaldo diharapkan bermain hari ini, tetapi ia tidak fit karena ototnya kelelahan. Saya telah berbicara dengan Andrea Agnelli dan Ronaldo sebelum laga dan sepakat untuk mengistirahatkannya," kata Sarri seperti dikutip BolaSport.com dari Korea Times.

Keputusan inilah yang membuat fans Korea Selatan marah, menurut Korea Times. Dengan tiket mencapai 400.000 won (sekitar Rp 4,7 juta), jumlah tersebut bukanlah harga yang murah.

Cristiano Ronaldo tampak kecewa karena timnya kebobolan pada laga AS Roma vs Juventus di Stadion Olimpico, 12 Mei 2019. AFP/FILIPPO MONTEFORTE Cristiano Ronaldo tampak kecewa karena timnya kebobolan pada laga AS Roma vs Juventus di Stadion Olimpico, 12 Mei 2019.

Agensi yang bertanggung jawab atas laga tersebut, The Fasta, mengaku tidak mengetahui keputusan Juventus untuk tidak memainkan Ronaldo meski di dalam kontrak tertera permintaan untuk memainkan Ronaldo.

"Setelah mengetahui Ronaldo tidak ada di dalam skuad, kami meminta Juventus untuk segera memainkan Ronaldo seperti tertera di kontrak," pernyataan resmi TheFasta.

"Klub memberi tahu kami jika pelatih dan pemain tahu soal klausul tersebut, tetapi Ronaldo tidak bisa bermain karena kondisi fisiknya. Juventus tidak merespons panggilan kami setelah itu," lanjutnya.

The Fasta juga mengklaim mereka telah membuatkan jadwal lebih longgar untuk Juventus, namun pihak manajemen Si Nyonya Tua-lah yang memutuskan jadwal untuk pertadingan itu dalam sehari.

Baca juga: Juventus Vs Inter, Cristiano Ronaldo dkk Menang Adu Penalti

Laga K-League vs Juventus terjadwal pukul 20.00 waktu setempat, tetapi Juventus tiba di stadion pada 20.04, dan pertandingan sendiri harus tertunda satu jam, kick off pukul 21.00.

Hal ini diakibatkan oleh skuad Juventus yang baru terbang dari Nanjing, China.

Penerbangannya dari China mendapat keterlambatan hingga 2 jam. Selain itu, skuaf Juventus juga terjebak dalam kemacetan lalu lintas kota Seoul untuk menuju Stadion.

"Kami telah berjaga-jaga soal jadwal yang padat berulang kali. Kami telah mengimbau penerbangan dari China bisa delay dan meminta mereka (Juventus) untuk datang lebih awal. Namun, mereka percaya diri bahwa mereka bisa mengikuti jadwal itu," bunyi pernyataan TheFasta.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X