Ini Perbedaan Barcelona dan PSG yang Menghambat Transfer Neymar

Kompas.com - 19/07/2019, 20:40 WIB
Penyerang timnas Brasil, Neymar, mengontrol bola pada laga kontra Belgia di fase perempat final Piala Dunia 2018 di Stadion Arena Kazan, Kazan, pada 6 Juli 2018. HERKA YANIS PANGARIBOWO/TABLOID BOLAPenyerang timnas Brasil, Neymar, mengontrol bola pada laga kontra Belgia di fase perempat final Piala Dunia 2018 di Stadion Arena Kazan, Kazan, pada 6 Juli 2018.

Barcelona dibilang percaya bahwa waktu memihak mereka. Kedatangan Antoine Griezmann dan Frenkie De Jong membuat mereka tenang.

Baca Juga: Indonesia Open 2019 - Ahsan/Hendra Ungkap Rahasia Tampil Konsisten

Hanya, halangan finansial menjadi masalah utama. Apalagi, pembelian klub sejak pergantian tahun juga telah menembus angka 220 juta euro dengan kedatangan Antoine Griezman (120 juta euro), Frenkie De Jong (75 juta euro), dan Neto (26 juta euro).

Walau Barcelona dikutip FORBES memiliki pemasukan sebesar 914 juta euro untuk musim 2017-2018, penerimaan riil Barca jika memakai benchmark klub-klub lain lebih dekat ke 700 juta euro.

Hal ini disebabkan karena Barcelona mengikutsertakan penjualan pemain ke angka pemasukan, di saat klub-klub lain memasukkan hasil penjualan pemain ke kategori khusus yang akan dihitung kemudian.

Alhasil, pendapatan masif Barcelona sepanjang 2017-2018 hanya bisa terjadi setelah kubu Camp Nou melepas Neymar ke PSG pada awal musim tersebut dengan banderol 228 juta euro.

Barcelona perlu terus menjual pemain apabila ingin mempertahankan kestabilan finansial. Gaji para pemain Barca pada 2017-2018 berada di angka 520 juta euro, peningkatan hampir 160 juta euro dari tahun sebelumnya.

Thus, persentasi pengeluaran untuk para pemain berbanding pemasukan "normal" klub adalah 75 persen, angka yang terhitung berbahaya.

Baca Juga: Indonesia Open 2019 - Lewati Lubang Jarum, Ahsan/Hendra Telah Fight!

Permasalahan tambahan adalah sistem pembayaran gaji pemain Barcelona.

Menurut Daily Telegraph, besaran gaji para pemain Barca berdiri di angka 663 juta euro musim ini dan mereka membayarnya dua kali dalam setahun, yakni pada akhir Januari dan akhir Juni.

Klub pun harus punya dana cair musim panas ini, sesuatu yang tak selalu mereka miliki.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X