Bos PSM Usul Operator Liga 1 Kerja Sama dengan Maskapai Penerbangan

Kompas.com - 12/07/2019, 15:40 WIB
Manajer PSM Makassar, Munafri Arifuddin. KOMPAS.com/SUCI RAHAYU Manajer PSM Makassar, Munafri Arifuddin.

JAKARTA, KOMPAS.com - CEO PT PSM Makassar, Munafri Arifuddin, menyarankan agar PT Liga Indonesia Baru (LIB) menjalin kerja sama dengan maskapai penerbangan.

LIB merupakan operator dari Liga 1, yang tahun 2019 ini diikuti 18 klub, salah satunya PSM.

Appi, sapaan Munafri, mengatakan, PSSI dan PT LIB sebenarnya harus turun tangan terkait masalah tiket pesawat.

Paling tidak, kata dia, kedua pemangku kebijakan sepak bola di Indonesia tersebut bisa melaksanakan kerja sama dengan maskapai penerbangan.

Sebab, jika hanya satu klub yang datang ke maskapai tersebut, kemungkinan akan susah terjalin kesepakatan.

Baca juga: Hari Ini Harga Tiket Pesawat Citilink dan Lion Air Turun, Ini Daftar Rutenya

Namun, kalau datang dengan pengurus tim dengan PT LIB dan PSSI, jalan keluar bisa diperoleh.

"Jadi, misalnya kalau kerja sama, kalau tim sepak bola yang mau away ke Jakarta, misalnya, mungkin dapat special price (harga spesial)," ucapnya.

"Mungkin juga bukan soal harga, tetapi kepastian mendapatkan tiket dengan harga yang dipatok," kata Appi dikutip dari Tribun Timur, Kamis (11/7/2019).

"Karena ada (harga tiket) yang turun. (Namun) hanya beberapa (maskapai) yang murah dan kadang-kadang jadwalnya sudah tidak ada. Coba, dari Surabaya ke Makassar saja susah," katanya.

PSM menjadi salah satu klub yang harus menggunakan transportasi udara setiap laga kandang. Sebab, PSM menjadi satu-satunya tim asal Sulawesi.

Baca juga: Persebaran 18 Klub Liga 1 2019, Sembilan di Jawa, Sembilan Luar Jawa

Hal ini berbeda dengan tim asal Jawa yang masih punya alternatif jalan darat ataupun kereta.

Karena itu, Appi menyatakan pihaknya akan menyambut baik apabila PSSI dan LIB mau bekerja sama dengan pihak maskapai penerbangan.

"Kalau harga tiket turun sangat baik. Akan sangat baik karena akan berdampak baik terhadap keuangan tim. Namun, lagi-lagi, turunnya ke mana," ujar dia.

Beberapa maskapai penerbangan berbiaya murah atau low cost carrier (LCC), yakni Citilink dan Lion Air, mengumumkan kebijakan untuk menurunkan harga tiket pada Kamis (11/7/2019).

Hal itu sesuai dengan kebijakan pemerintah yang mewajibkan maskapai LCC untuk menerapkan tarif 50 persen lebih murah dari tarif batas atas (TBA) yang telah ditentukan pada Selasa, Kamis, dan Sabtu untuk jadwal penerbangan pukul 10.00 sampai 14.00 waktu setempat.

Namun, diskon itu hanya berlaku untuk 30 persen dari total keseluruhan kursi yang tersedia dalam satu pesawat.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X