Persija Vs Persib, Laga Klasik di SUGBK yang Sering Terusir ke Solo

Kompas.com - 09/07/2019, 10:14 WIB
Pertandingan antara Persija Jakarta dan Persib Bandung di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (5/11/2016). Dok. Persib BandungPertandingan antara Persija Jakarta dan Persib Bandung di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (5/11/2016).
Penulis Alsadad Rudi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Laga pekan ke-7 Liga 1 2019 pertengahan pekan ini akan mempertemukan Persija Jakarta vs Persib Bandung.

Laga klasik tersebut akan dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Rabu (10/7/2019).

Lokasi laga Persija vs Persib di SUGBK menjadi hal yang menarik. Pasalnya, kedua tim sudah sangat jarang terlibat bentrok di stadion legendaris tersebut.

Jangankan di SUGBK, untuk menghelat laga Persija vs Persib di sekitar Jakarta saja dulunya termasuk hal yang sulit.

Baca juga: Persija Jakarta Vs Persib Bandung, Tim Tamu Ingin Akhiri Tren Negatif

Tingkat kerawanan yang tinggi membuat laga Persija vs Persib sering terusir ke Stadion Manahan, Solo, tempat yang banyak dianggap rumah kedua tim Macan Kemayoran.

Laga Persija vs Persib pada 10 Juli ini merupakan yang pertama dalam lima tahun terakhir.

Kondisi rumput lapangan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta saat sesi latihan timnas Indonesia, Senin (12/11/2018).Kompas.com/Alsadad Rudi Kondisi rumput lapangan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta saat sesi latihan timnas Indonesia, Senin (12/11/2018).

Kedua tim tercatat kali terakhir berduel di SUGBK pada 10 Agustus 2014. Laga saat Liga Indonesia masih bernama Indonesia Super League (ISL) ketika itu berakhir dengan skor 0-0.

Pada 2015, tak ada bentrok kedua tim setelah ISL dihentikan akibat PSSI dibekukan pemerintah.

Laga Persija vs Persib baru terlaksana kembali pada 5 November 2016 di sebuah turnamen bernama Indonesia Soccer Championship.

Laga yang dihelat di Solo ketika itu berakhir dengan skor 0-0.

Baca juga: Ketua The Jakmania Sebut Rivalitas Persija Vs Persib Bukan karena Prestasi

Pasca-pertandingan, konvoi rombongan The Jakmania, sebutan pendukung Persija, yang hendak pulang ke Jakarta diserang saat melintas di tol Cipali, Cirebon.

Bentrokan pun terjadi di pinggir tol. Satu orang anggota Jakmania tewas.

Persija dan Persib kembali berduel di Solo pada 3 November 2017. Kali ini, dalam pertandingan resmi di ajang Liga Indonesia yang sudah menggunakan nama Liga 1.

Laga pekan ke-33 tersebut berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Persija. Pertandingan dihentikan pada menit ke-83 setelah pemain Persib "walk out".

Pemain Maung Bandung memprotes kepemimpinan wasit yang dinilai banyak merugikan Persib, salah satunya menganulir gol lewat sundulan Ezechiel N Douassel pada menit ke-27.

Baca juga: Pernah di Persib, Shahar Ginanjar Janji Profesional Bela Persija

Beberapa bulan berselang, tepatnya pada 30 Juni 2018, laga Persija vs Persib akhirnya kembali digelar di Jakarta. Namun, bukan di SUGBK, melainkan di Stadion PTIK.

Ketika itu, SUGBK masih ditutup untuk persiapan Asian Games 2018.

Persija juga terkendala menggunakan beberapa stadion lain di sekitar Jakarta, seperti Patriot Chandraabhaga, Bekasi; Wibawa Mukti, Cikarang; ataupun Pakansari, Cibinong.

Laga Persija vs Persib di Stadion PTIK berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan tuan rumah.


Bersyukur

CEO Persija, Ferry Paulus, mengapresiasi pihak kepolisian yang telah mengeluarkan izin untuk pertandingan di SUGBK kali ini.

Menurut Ferry, ada banyak persyaratan yang dikeluarkan pihak kepolisian agar pertandingan Persija vs Persib di SUGBK bisa diselenggarakan. Ia menganggap hal tersebut wajar.

"Saya tentunya berharap semua stakeholder bisa mengikuti semua syarat yang diminta kepolisian. Kita semua harus menjaga apa yang harus disyaratkan," ucap Ferry di Jakarta pada Senin (8/7/2019).

Baca juga: Persija Vs Persib, Jakmania Diimbau Tak Lakukan Sweeping

Ferry mengimbau kepada semua pendukung Persib Bandung untuk tidak nekat datang ke SUGBK. Larangan itu sendiri juga sudah diterbitkan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) pada beberapa waktu lalu.

"Pihak Persib Bandung juga sudah menyanggupi hal itu (bobotoh dilarang ke SUGBK). Kemarin kami juga sudah berkoordinasi dengan Pak Umuh Muchtar (Manajer Persib) dan Budi Bram (Panpel Persib)," tutur Ferry.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X