Kegagalan Barcelona pada Copa Del Rey, Lionel Messi Tak Bisa Segalanya

Kompas.com - 27/05/2019, 03:20 WIB
Lionel Messi tampak kecewa seusai laga Barcelona vs Valencia dalam final Copa del Rey 2018-2019 di Stadion Benito Villamarin, 25 Mei 2019. AFP/JOSE JORDANLionel Messi tampak kecewa seusai laga Barcelona vs Valencia dalam final Copa del Rey 2018-2019 di Stadion Benito Villamarin, 25 Mei 2019.

KOMPAS.com - Barcelona harus melepas gelar Copa Del Rey setelah menerima kekalahan 1-2 kontra Valencia dalam partai pamungkas yang bergulir Sabtu (25/5/2019) atau Minggu dini hari WIB.

Bermain di Estadio Benito Villamarin di Sevilla, Barcelona tertinggal dua gol lebih dulu pada setengah jam pertama laga lewat gol-gol Kevin Gameiro dan Rodrigo Moreno. Mereka membutuhkan hingga menit ke-73 hanya untuk membalas satu gol lewat (siapa lagi) Lionel Messi.

Namun, aksi Lionel Messi seorang tak cukup demi memberikan para fans Barcelona kebahagiaan dari partai ini.

Jika musim lalu Barcelona bisa menghancurkan Sevilla 5-0 dalam final Copa Del Rey, kini mereka harus mengakui keunggulan Valencia.

Laga yang dikatakan oleh media Spanyol sebagai pertandingan tepat untuk membalas sakit hati kekalahan kontra Liverpool dalam Liga Champions justru menjelma jadi satu lagi titik nadir musim Blaugrana.

Barcelona memang tidak bisa menang kontra Valencia musim ini, bermain 2-2 di Camp Nou dan 1-1 di Mestalla tetapi pasukan Ernesto Valverde kini kalah dari tim yang lebih dinamis dan solid baik dalam bertahan serta menyerang.

Baca Juga: Presiden Barcelona Ungkap Rencana Transfer Barcelona Musim Depan

Barcelona kalah walau menguasai 77 persen penguasaan bola, menuntaskan 91 persen umpan sukses, dan melepas hingga 26 tembakan ke gawang.

Fakta bahwa Lionel Messi bertanggung jawab dalam hampir setengah tembakan (12) total dan setengah tembakan tepat sasaran (3 dari 6) Barcelona menunjukkan ketergantungan besar Barca terhadap sang megabintang saat Luis Suarez absen.

"Walau Messi bisa dikatakan sebagai pemain terbaik sepanjang sejarah dan telah memenangi enam Sepatu Emas Eropa, ia tak bisa menarik mobil ini seorang diri," tulis Mundo Deportivo.

"Messi sendirian di lini depan, berusaha untuk merobohkan tembok yang pelatih Valencia, Marcelino, dirikan. Namun, ia tetap bisa mencetak gol, memaksa kiper lawan melakukan penyelamatan hebat, dan sekali mengenai tiang."

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X