Piala Presiden, Ismed Sofyan Kesal dengan Sikap Patrich Wanggai

Kompas.com - 29/03/2019, 10:03 WIB
Kapten Persija Jakarta, Ismed Sofyan, melancarkan kritikan terhadap wasit seusai timnya dikalahkan Persela Lamongan, di Stadion Surajaya, Minggu (20/5/2018).
MEDIA PERSIJA JAKARTA Kapten Persija Jakarta, Ismed Sofyan, melancarkan kritikan terhadap wasit seusai timnya dikalahkan Persela Lamongan, di Stadion Surajaya, Minggu (20/5/2018).

KOMPAS.com - Kapten Persija Jakarta, Ismed Sofyan, tampak kesal dengan sikap penyerang Kalteng Putra, Patrich Wanggai. Ismed Sofyan melihat Patrich Wanggai mendorong pemain sayap Persija Jakarta, Riko Simanjuntak.

Kejadian itu bermula ketika kiper Kalteng Putra, Dimas Galih, mendadak cedera di tengah lapangan. Riko Simanjuntak langsung meminta Dimas Galih berdiri.

Sikap Riko Simanjuntak membuat kesal Patrich Wanggai. Mantan pemain Persib Bandung itu menghampiri Riko Simanjuntak dan terjadilah adu argumen.

Baca Juga: Sebut Persija Tim Berpengalaman, Bek Kalteng Putra Bangga Bisa Menang

"Jadi Patrich Wanggai mendorong Riko Simanjuntak secara berlebihan," kata Ismed Sofyan saat berbincang kepada BolaSport.com.

"Saya sebagai kapten Persija Jakarta mencoba melerai mereka. Tetapi dia malah ngotot ke saya, padahal saya cuma melerai supaya jangan seperti itu," ucap pemain bernomer punggung 14 itu.

Menurut Ismed Sofyan, seharusnya sebagai pesepak bola harus bisa saling menghormati.

"Ada etika yang lebih bagus dari itu," kata Ismed Sofyan.

Ismed Sofyan juga mengakui ia tidak mau meladeni sikap Patrich Wanggai. Patrich Wanggai pun berusaha dijauhkan oleh beberapa pemain Kalteng Putra dan Persija Jakarta.

Baca Juga: Bek Kalteng Putra Bangga Bisa Singkirkan Persija Jakarta

Patrich Wanggai memang menjadi sorotan dalam pertandingan yang dimenangi Kalteng Putra dengan skor 5-4 melalui adu tendangan penalti, setelah kedua tim bermain imbang 1-1 selama 90 menit pada babak delapan besar Piala Presiden 2019 di Stadion Patriot, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (28/3/2019).

Pada babak pertama, mantan pemain Sriwijaya FC itu terlihat sering adu argumen dengan pilar-pilar Macan Kemayoran.

Patrich Wanggai juga dinilai mencetak gol melalui tangannya ke gawang Persija Jakarta.

Pemain berusia 28 tahun itu memilih untuk tidak memedulikan dan tetap melakukan selebrasi dengan menutup telinga di depan puluhan ribu The Jak Mania.

Patrich Wanggai juga sedikit memancing amarah The Jak Mania. Ketika ditarik keluar pada pertengahan babak kedua, dia memberikan kode jari kepada suporter Persija. (Mochamad Hary Prasetya)




Close Ads X