Satgas Antimafia Bola Kembali Periksa Sesmenpora soal Pengaturan Skor

Kompas.com - 07/02/2019, 17:32 WIB
Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Gatot S Dewa Broto saat di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (5/1/2019).Reza Jurnaliston Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Gatot S Dewa Broto saat di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (5/1/2019).

KOMPAS.com - Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga ( Sesmenpora), Gatot S Dewa Broto, kembali dimintai keterangan oleh Satgas Antimafia Bola.

Gatot dimintai keterangan di Gedung Oumbusmand, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (7/2/2019). Ia diperiksa sejak pukul 09.00 WIB sampai pukul 14.00 WIB dalam suasana yang kondusif.

Gatot mengatakan pemeriksaan kali kedua ini berkaitan dengan kasus dugaan pengaturan skor pada pertandingan PSS Sleman melawan Madura FC di Liga 2 2018.

Kali ini, Gatot mengaku mendapatkan lebih banyak pertanyaan ketimbang dalam pemeriksaan sebelumnya.

Satgas Antimafia Bola mengajukan pertanyaan dari pengembangan hasil pemeriksaan Gatot sebelumnya, yakni pada 26 Desember 2018 lalu.

Gatot ditanya tentang Hidayat selaku anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang sudah mundur pasca-kasus dugaan pengaturan skor dalam laga PSS Sleman melawan Madura FC di Liga 2 2018.

Baca juga: Mundur dari Persija, Gede Widiade Siap Bantu Satgas Antimafia Bola

"Saya sampaikan bahwa saya tidak kenal dengan Hidayat yang merupakan anggota Exco PSSI yang mundur," kata Gatot S Dewa Broto, seperti dilansir BolaSport.com.

Satgas Antimafia Bola juga menanyakan apakah Gatot mengenal manajer Madura FC, Yanuar. Dia pun mengaku hanya mengenal Yanuar melalui acara talkshow Mata Najwa.

Gatot S Dewa Broto melanjutkan ia juga ditanyakan lebih detail tentang mekanisme administrasi dan hubungan kerja Kemenpora dengan PSSI, BOPI dengan PSSI, Kemenpora dengan KONI, serta KONI dengan PSSI.

Baca juga: Dokumen Sengaja Dirusak Sebelum Penggeledahan Satgas Antimafia Bola

Pertanyaan itu ditanyakan karena untuk melihat sejauh mana kasus pengaturan skor yang saat ini sedang terjadi di persepakbolaan Indonesia.

"Tadi juga membahas soal akuntabilitas PSSI apakah bagus atau tidak. Kami menilai dalam kapasitas Kemenpora," kata Gatot S Dewa Broto.

Gatot S Dewa Broto belum mengetahui apakah ia akan dipanggil lagi oleh Satgas Antimafia Bola untuk memberikan keterangan atau tidak.

Namun yang pasti, ia sangat mendukung penuh Satgas Antimafia Bola memberantas kasus pengaturan skor di persepakbolaan Tanah Air.

"Hari ini, ada tiga orang yang dimintai keterangan, selain saya, satu dari KONI kemudian dari PSSI. Intinya kami tak berubah satu inci pun mendukung Satgas Antimafia Bola," kata Gatot S Dewa Broto. (Mochamad Hary Prasetya)



Terkini Lainnya


Close Ads X