Mundur dari Persija, Gede Widiade Siap Bantu Satgas Antimafia Bola

Kompas.com - 07/02/2019, 13:14 WIB
Mantan Direktur Utama Persija Jakarta, Gede Widiade. Dok. Persija Jakarta Mantan Direktur Utama Persija Jakarta, Gede Widiade.

JAKARTA, KOMPAS.com - Gede Widiade mengungkapkan bahwa dirinya siap membantu Satgas Antimafia Bola setelah mundur dari jabatannya sebagai Direktur Utama Persija Jakarta.

Meskipun mundur, Gede Widiade mengaku siap untuk dimintai keterangan apabila dipanggil Satgas Antimafia Bola.

Satgas Antimafia Bola kemungkinan besar akan memanggil jajaran manajemen Persija Jakarta.

Sebab, sebelumnya saat penggeledahan di kantor PT Liga Indonesia, Kuningan, Jakarta Selatan, ada dokumen keuangan Persija Jakarta yang diduga sengaja dihancurkan.

Terkait hal itu, Gede siap apabila dimintai keterangan oleh Satgas Antimafia Bola. Dia juga ingin terbuka memberikan informasi bila dibutuhkan.

"Sebagai warga negara yang baik harus menyampaikan informasi. Ya, tidak apa-apa, membantu memberikan informasi dan tidak salah," kata Gede Widiade.

Baca Juga : Pesan Gede Widiade Kepada The Jak Mania Usai Mundur dari Persija

Gede Widiade mengaku tidak memahami tentang kasus dokumen yang sengaja dihancurkan.

Pengusaha asal Surabaya, Jawa Timur, itu kaget kenapa ada dokumen Persija Jakarta di kantor PT Liga Indonesia.

Hal itu disebabkan kantor Persija Jakarta terletak di Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Dikabarkan kantor Persija Jakarta juga pindah ke kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, tanpa sepengetahuan Gede Widiade.

"Saya tidak tahu tentang masalah dokumen. Belum tahu saya. Karena saya bukan direksi. Saya benar tidak tahu, lokasi kantor baru saya tidak tahu, saya bukan direksi," kata Gede Widiade.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X