Kompas.com - 21/12/2018, 15:27 WIB
Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Gatot S. Dewa Broto di Kantor Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jakarta Pusat, Senin (3/9/2018). KOMPAS.com/Devina HalimSekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Gatot S. Dewa Broto di Kantor Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jakarta Pusat, Senin (3/9/2018).
Penulis Alsadad Rudi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Gatot S Dewa Broto, mengonfirmasi bahwa dirinya akan dipanggil Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Pemanggilan itu terkait dugaan kasus pengaturan skor dalam persepakbolaan Indonesia.

Gatot mengaku kaget saat mengetahui pemanggilan yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Desember mendatang itu.

"Saya pada awalnya kaget, ini soal masalah apa. Namun, pada saat kami konformasi, saya dimintai keterangan saja soal masalah pengaturan skor, biar polisi punya konstruksi hukum yang utuh," kata Gatot di Kantor Kemenpora, Jakarta, Jumat (21/12/2018).

Menurut Gatot, dia dipanggil karena sejak beberapa tahun ini sering ikut angkat bicara soal kasus dugaan pengaturan skor.

Baca juga: Kapolri Akan Pimpin Langsung Satgas yang Usut Pengaturan Skor

"Kata pihak kepolisian, banyak statement saya sejak 2015 tentang concern keprihatinan pemerintah pada masalah pengaturan skor," ucap Gatot.

Selain Gatot, rencananya para penyidik Satgas Pengaturan Skor akan memanggil dan menjadwalkan pemeriksaan terhadap enam orang lainnya pada tanggal 26-28 Desember 2018.

Mereka adalah Risha Adi Wijaya (Direktur Operasional PT LIB), Reza Fahlevi (wasit), Agung Setiawan (wasit), Asep Edwin (Ketua Komdis PSSI), Hidayat (eks Exco PSSI), dan Sanusi (Karo Hukum Kemenpora).

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha, tidak menghadiri panggilan pada Jumat (21/12/2018). Tisha absen karena mengaku ada agenda yang tidak bisa ditinggalkan.

"Saya enggak bisa datang hari ini karena ada meeting yang tidak bisa saya tinggalkan," kata Ratu Tisha saat dihubungi BolaSport.com.

Baca juga: Sekjen PSSI Ratu Tisha Tak Hadiri Panggilan Satgas Pengaturan Skor

Tisha mengatakan, sudah berkomunikasi dengan pihak Satgas Pengaturan Skor bahwa tidak bisa memenuhi pemanggilan siang ini. Pihak Satgas Pengaturan Skor juga memahami dan akan mengagendakan ulang pemanggilan kepada Ratu Tisha.

Tak hanya Tisha, Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru Berlington Siahaan juga absen. Hanya Januar Herwanto (Manajer Madura FC), Andreas Marbun (Sekjen BOPI), dan Richard Sambera (Ketua BOPI) yang datang memenuhi pemanggilan Satgas Pengaturan Skor.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontroversi Piala Afrika: 8 Korban Tewas, Wasit, hingga Diskriminasi

Kontroversi Piala Afrika: 8 Korban Tewas, Wasit, hingga Diskriminasi

Internasional
Ketika Sean Gelael Tegur Jerome Polin soal Pebalap Indonesia...

Ketika Sean Gelael Tegur Jerome Polin soal Pebalap Indonesia...

Sports
Lee Zii Jia: Berseteru dengan BAM, Dilarang Berkompetisi 2 Tahun, Kini Diizinkan Jadi Profesional

Lee Zii Jia: Berseteru dengan BAM, Dilarang Berkompetisi 2 Tahun, Kini Diizinkan Jadi Profesional

Badminton
Persita Vs Persija Jakarta, Andritany Sadar Tim Sedang Tidak Baik-baik Saja

Persita Vs Persija Jakarta, Andritany Sadar Tim Sedang Tidak Baik-baik Saja

Liga Indonesia
Diterapkan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Apa Itu Inverted Full-back?

Diterapkan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Apa Itu Inverted Full-back?

Sports
Buntut Tragedi Berdarah di Stadion, Venue Perempat Final Piala Afrika Dipindahkan

Buntut Tragedi Berdarah di Stadion, Venue Perempat Final Piala Afrika Dipindahkan

Internasional
Pengalengan, Calon Lokasi Pelatnas Atletik Indonesia

Pengalengan, Calon Lokasi Pelatnas Atletik Indonesia

Sports
PB PASI dan Kementerian PUPR Kerja Sama Pengembangan Atletik di Indonesia

PB PASI dan Kementerian PUPR Kerja Sama Pengembangan Atletik di Indonesia

Sports
Lolos ke Semifinal Australia Open, Rafael Nadal Dituding Dibantu Wasit

Lolos ke Semifinal Australia Open, Rafael Nadal Dituding Dibantu Wasit

Sports
Faktor yang Paling Berpengaruh dalam Gerakan Sikap Lilin

Faktor yang Paling Berpengaruh dalam Gerakan Sikap Lilin

Sports
Target Balotelli Usai Dipanggil Timnas Italia Lagi Setelah 3 Tahun

Target Balotelli Usai Dipanggil Timnas Italia Lagi Setelah 3 Tahun

Liga Italia
Pengembangan Atletik di Indonesia Hadapi Tantangan Covid-19

Pengembangan Atletik di Indonesia Hadapi Tantangan Covid-19

Sports
Sepakat dengan Fiorentina, Juventus Siap Tebus Dusan Vlahovic Rp 1,2 Triliun!

Sepakat dengan Fiorentina, Juventus Siap Tebus Dusan Vlahovic Rp 1,2 Triliun!

Liga Italia
Ada Fokus Atletik di Indonesia Menjadi Industri

Ada Fokus Atletik di Indonesia Menjadi Industri

Sports
Selangkah Lagi Membelot ke Juventus, Vlahovic Diteror Fans Fiorentina

Selangkah Lagi Membelot ke Juventus, Vlahovic Diteror Fans Fiorentina

Liga Italia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.