Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 21/12/2018, 15:27 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Gatot S Dewa Broto, mengonfirmasi bahwa dirinya akan dipanggil Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Pemanggilan itu terkait dugaan kasus pengaturan skor dalam persepakbolaan Indonesia.

Gatot mengaku kaget saat mengetahui pemanggilan yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Desember mendatang itu.

"Saya pada awalnya kaget, ini soal masalah apa. Namun, pada saat kami konformasi, saya dimintai keterangan saja soal masalah pengaturan skor, biar polisi punya konstruksi hukum yang utuh," kata Gatot di Kantor Kemenpora, Jakarta, Jumat (21/12/2018).

Menurut Gatot, dia dipanggil karena sejak beberapa tahun ini sering ikut angkat bicara soal kasus dugaan pengaturan skor.

Baca juga: Kapolri Akan Pimpin Langsung Satgas yang Usut Pengaturan Skor

"Kata pihak kepolisian, banyak statement saya sejak 2015 tentang concern keprihatinan pemerintah pada masalah pengaturan skor," ucap Gatot.

Selain Gatot, rencananya para penyidik Satgas Pengaturan Skor akan memanggil dan menjadwalkan pemeriksaan terhadap enam orang lainnya pada tanggal 26-28 Desember 2018.

Mereka adalah Risha Adi Wijaya (Direktur Operasional PT LIB), Reza Fahlevi (wasit), Agung Setiawan (wasit), Asep Edwin (Ketua Komdis PSSI), Hidayat (eks Exco PSSI), dan Sanusi (Karo Hukum Kemenpora).

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha, tidak menghadiri panggilan pada Jumat (21/12/2018). Tisha absen karena mengaku ada agenda yang tidak bisa ditinggalkan.

"Saya enggak bisa datang hari ini karena ada meeting yang tidak bisa saya tinggalkan," kata Ratu Tisha saat dihubungi BolaSport.com.

Baca juga: Sekjen PSSI Ratu Tisha Tak Hadiri Panggilan Satgas Pengaturan Skor

Tisha mengatakan, sudah berkomunikasi dengan pihak Satgas Pengaturan Skor bahwa tidak bisa memenuhi pemanggilan siang ini. Pihak Satgas Pengaturan Skor juga memahami dan akan mengagendakan ulang pemanggilan kepada Ratu Tisha.

Tak hanya Tisha, Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru Berlington Siahaan juga absen. Hanya Januar Herwanto (Manajer Madura FC), Andreas Marbun (Sekjen BOPI), dan Richard Sambera (Ketua BOPI) yang datang memenuhi pemanggilan Satgas Pengaturan Skor.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+