Luis Milla Belum Pasti, Bima Sakti Siap Latih Timnas Indonesia - Kompas.com

Luis Milla Belum Pasti, Bima Sakti Siap Latih Timnas Indonesia

Kompas.com - 09/10/2018, 16:48 WIB
Asisten pelatih timnas U-23 Indonesia sekaligus caretaker timnas U-19, Bima Sakti, dalam training camp (TC) timnas U-23 di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta pada Rabu (17/1/2018) pagi WIB.FERNANDO RANDY/BOLASPORT.COM Asisten pelatih timnas U-23 Indonesia sekaligus caretaker timnas U-19, Bima Sakti, dalam training camp (TC) timnas U-23 di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta pada Rabu (17/1/2018) pagi WIB.

KOMPAS.com - Mantan pemain timnas Indonesia, Bima Sakti, mengaku siap menerima tawaran dari PSSI bila dipercaya sebagai pelatih tim nasional.

"Selama memang baik buat timnas, saya bersedia saja. Selama ini, saya juga sudah belajar dari Luis Milla soal bagaimana membentuk tim dan memadukan pemain," kata Bima Sakti seperti dikutip dari tabloid Bola, Selasa (9/10/2018).

"Bila memang diminta, saya pikir ini akan menjadi kesempatan buat saya untuk berbuat sesuatu demi timnas," ujarnya menambahkan.

Sekitar satu setengah bulan sebelum sepak mula Piala AFF 2018 pada 8 November, belum ada kepastikan apakah Luis Milla akan menangani timnas di pesta sepak bola Asia Tenggara atau tidak.

Baca Juga: Bima Sakti: Indonesia Punya Banyak Sayap, Jadi Sering Berlatih Serangan Balik

PSSI dikabarkan masih berusaha keras bernegosiasi dengan mantan pemain Barcelona dan Real Madrid tersebut.

Selain lobi tersebut, sebetulnya ada batu sandungan yang membuat negosiasi antara PSSI dan Milla tidak mulus.

Salah satunya adalah gaji pelatih berusia 52 tahun tersebut sempat tertunda selama dua bulan.

Ketidakpastian soal pelatih tentunya tidak baik bagi persiapan tim. Karena itu, sejumlah kalangan menilai, PSSI sebaiknya menunjuk Bima Sakti yang selama 1,5 tahun terakhir menjabat sebagai asisten Luis Milla.

Bima mengaku punya cukup modal bila memang dipercaya sebagai pelatih.

Baca juga: Batal Datang, Luis Milla Utus Perwakilan untuk Negosiasi Kontrak

"Selama satu setengah tahun ini, saya juga banyak belajar dari Luis Milla soal bagaimana menyusun dan mempersiapkan program latihan," tutur pelatih berusia 42 tahun ini.

Jika memang dipercaya sebagai pelatih timnas, Bima akan mengikuti jejak sejumlah eks pemain timnas yang pernah melatih timnas. Sebut saja seperti Nilmaizar, Nandar Iskandar, Rusdy Bahalwan, dan  Danurwindo.

"Yang pasti adalah jadi bisa merasakan bagaimana dulu sebagai pemain dan apa yang dibutuhkan pemain atau tim saat menghadapi turnamen atau kompetisi. Jadi, saya bisa belajar dari pengalaman terdahulu," tutur Bima.

Saat ini, Bima ditunjuk sebagai pelatih sementara untuk dua laga uji coba timnas. Indonesia akan beruji coba melawan Myanmar (10/10/2018) dan Hong Kong (16/10/2018). Laga uji coba ini akan digelar di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang.



Close Ads X