Banyak Insiden di Kanjuruhan, PSSI Akan Sanksi Arema - Kompas.com

Banyak Insiden di Kanjuruhan, PSSI Akan Sanksi Arema

Kompas.com - 08/10/2018, 14:33 WIB
Oknum Aremania sambil berteriak memasuki lapangan Stadion Kanjuruhan, Kepanjeng, Kabupaten Malang, untuk mendatangi pemain Persebaya Surabaya yang sedang berlatih, Sabtu (6/10/2018) sore WIB.
NDARU WIJAYANTO/TRIBUNJATIM.COM Oknum Aremania sambil berteriak memasuki lapangan Stadion Kanjuruhan, Kepanjeng, Kabupaten Malang, untuk mendatangi pemain Persebaya Surabaya yang sedang berlatih, Sabtu (6/10/2018) sore WIB.

JAKARTA, KOMPAS.com - PSSI memastikan akan memberikan sanksi untuk Arema FC maupun panitia penyelenggara pertandingan. Ini buntut dari terjadinya sejumlah insiden sepanjang laga antara Arema FC versus Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (6/10/2018).

PSSI telah mendapatkan laporan terjadinya beberapa pelanggaran kode disiplin yang dilakukan suporter Arema.

Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono mengatakan, pada laga tersebut, PSSI menurunkan tim pemantau yang melihat langsung terjadinya beberapa pelanggaran. Hasil laporan tim melengkapi laporan pengawas pertandingan dan akan menjadi referensi sidang Komite Disiplin dalam menjatuhkan sanksi.

"PSSI berkomitmen untuk menjaga dan mengawal penegakan hukum sepak bola,” kata Joko dikutip dari laman resmi PSSI, Minggu (7/10/2018).

Baca juga: PSSI Klaim Sanksi Persib untuk Pelajaran Semua Klub

Joko menegaskan, PSSI tidak akan memberi toleransi terhadap pelanggaran kode disiplin. Menurut Joko, pascapenghentian sementara kompetisi, PSSI telah meminta operator liga dan klub untuk lebih memperhatikan prosedur penyelenggaraan pertandingan.

"Kami juga telah mengingatkan untuk menjaga para suporter agar tidak bertindak dan membawa spanduk yang sifatnya rasial dan provokatif,” ucap Joko.

Laga Arema FC dan Persebaya berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan tuan rumah. Namun, kemenangan ini tercoreng dengan ulah suporter yang meneriakan cacian hinaan dan rasial.

Laga juga diwarnai adanya oknum suporter yang menorobos masuk ke lapangan pada jeda babak pertama dan beberapa saat setelah babak kedua berakhir. Seorang oknum suporter yang masuk ke lapangan bahkan kedapatan sempat menantang seorang pemain Persebaya berkelahi.

Baca juga: Ricuh di Kanjuruhan, Arema FC Siap Terima Sanksi



Close Ads X