Timnas U-16 Indonesia Ditahan Imbang oleh Oman - Kompas.com

Timnas U-16 Indonesia Ditahan Imbang oleh Oman

Kompas.com - 12/09/2018, 21:03 WIB
Pesepak bola Indonesia Muhammad Fajar Fathur Rachman (tengah) dan rekan setimnya melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Thailand dalam pertandingan final Piala AFF U-16 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (11/8/2018). Timnas U-16 Indonesia keluar sebagai juara Piala AFF U-16 2018 setelah mengalahkan Thailand lewat babak adu penalti dengan skor 4-3ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT Pesepak bola Indonesia Muhammad Fajar Fathur Rachman (tengah) dan rekan setimnya melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Thailand dalam pertandingan final Piala AFF U-16 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (11/8/2018). Timnas U-16 Indonesia keluar sebagai juara Piala AFF U-16 2018 setelah mengalahkan Thailand lewat babak adu penalti dengan skor 4-3

KOMPAS.COM - Tim nasional (timnas) U-16 Indonesia bermain imbang 3-3 dengan Oman dalam laga uji coba di Stadion Usim Mini, Bandar Baru, Malaysia, pada Rabu (12/9/2018).

Tiga gol dari timnas U-16 Indonesia sukses dicetak oleh Bagus Kahfi.

Laga tersebut merupakan uji coba terakhir jelang Piala Asia U-16 2018 pada 21 September 2018.

(Baca Juga: Persib Vs Arema FC - Ambisi Makan Konate Bobol Gawang Maung Bandung)

Pada uji coba pertama, timnas U-16 Indonesia sukses mencetak kemenangan kontra Darby U-17 dengan skor 4-0.

Kemudian pada laga uji coba kedua kontra Felda FC U-17, tim asuhan Fakhri Husaini sukses menang telak dengan skor 5-0.

Kemudian terakhir melawan timnas U-16 Oman, mereka harus bermain imbang 3-3.

Uji coba ini dilakukan oleh Fakhri Husaini supaya para anak asuhnya bisa mengenal gaya permainan khas Timur Tengah.

Hal itu karena timnas U-16 Indonesia akan bersua tim Timur Tengah yakni Iran dalam Grup C Piala Asia U-16 2018.

Selepas pertandingan, pelatih timnas U-16 Indonesia, Fakhri Husaini, mengatakan uji coba melawan Oman cukup berat.

Sebab, kedua tim menunjukkan permainan terbaiknya dan tidak mau mengalah dalam pertandingan yang sempat diguyur hujan.

“Kami mendapatkan lawan yang tangguh,” kata Fakhri.

“Babak pertama setelah kami sempat unggul lebih dahulu 1-0, pemain banyak kehilangan bola karena lambat beradaptasi dengan lapangan basah,” kata Fakhri menambahkan.

Terlepas dari itu, Fakhri menilai timnya seharusnya bisa memetik kemenangan dalam laga sore hari ini.

Ada beberapa peluang yang gagal dimaksimalkan dengan baik oleh pemain timnas U-16 Indonesia, salah satunya lewat kaki Bagus Kahfi.

“Kami mulai merespons dengan sangat baik permainan Oman di babak kedua. Transisi positif dan transisi negatif dijalankan dengan baik oleh pemain,” kata Fakhri.

“Di babak ini kami punya beberapa peluang matang yang harusnya jadi gol, yaitu penalti Bagus yang ditepis kiper, dan Hamsa yang tidak akurat passingnya ke gawang lawan yang sudah kosong ditinggalkan penjaga gawang,” ucap pelatih berusia 54 tahun tersebut.

Fakhri pun meminta kepada anak-anak asuhnya bisa mengambil pengalaman berharga jelang berlaga di Piala Asia U-16 pada 20 September sampai 4 Oktober di Malaysia.

“Ini adalah uji coba terakhir kami. Saya ingin para pemain tetap fokus di sisa latihan kami, guna menghadapi turnamen Piala Asia U-16 yang sudah tidak lama lagi ini akan berlangsung,” tutup Fakhri.

Timnas U-16 Indonesia berada di Grup C bersama Iran, Vietnam dan India pada Piala Asia U-16.

Mereka akan melakoni pertandingan perdana melawan Iran pada Jumat (21/9/2018) di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, pukul 16.30 waktu setempat.



Close Ads X