Asian Para Games 2018 Jadi Kualifikasi untuk Paralimpiade Tokyo 2020

Kompas.com - 05/09/2018, 13:30 WIB
Setyo Budi Hartanto, atlet lompat jauh difabel Indonesia kelas T47 putra.
APRELIA WULANSARI/BOLASPORT.COMSetyo Budi Hartanto, atlet lompat jauh difabel Indonesia kelas T47 putra.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ajang Asian Para Games 2018 yang digelar di Jakarta, 6-13 Oktober 2018, akan dijadikan salah satu turnamen untuk kualifikasi Paralimpiade Tokyo 2020.

Oleh karena itu, cabang-cabang olahraga yang digelar di Asian Para Games mengacu ke Paralimpiade Tokyo 2020.

"Kami fokus untuk mengejar kualifikasi Paralimpiade 2020 dan memang kami tak punya nomor-nomor yang gampang untuk kami dominasi. Namun, kami tetap punya cabang andalan," tutur Presiden NPC, Senny Marbun.

Baca juga: Ingin Dapat Tiket Gratis Opening Ceremony Asian Para Games 2018? Begini Caranya

Atletik, catur, bulu tangkis, renang, tenis meja, angkat berat, dan balap sepeda merupakan cabang-cabang yang diandalkan Indonesia pada Asian Para Games 2018.

Sementara itu, atlet pelompat jauh Indonesia, Setyo Budi Hartanto, mengungkapkan bahwa dia siap untuk tampil di Asian Para Games 2018.

"Impian para atlet adalah tampil di Paralimpiade. Jadi, kami semua berharap untuk melakukan yang terbaik, apalagi Indonesia menjadi tuan rumah," tutur Setyo yang turun di lompat jauh kelas T47 putra.

Lebih lanjut, Setyo Budi Hartanto ingin menginspirasi semua penyandang disabilitas di Indonesia.

"Dari dulu, saya ingin membuat video, tetapi belum sempat," ucap Setyo.

"Jangan malu karena kita pasti punya keterampilan lain. Bukan hanya di olahraga, melainkan juga di bidang-bidang lain. Ayo, datang ke Asian Para Games karena ini juga untuk semua penyandang disabilitas," kata Setyo.

Baca juga: Inapgoc Pastikan Venue Asian Para Games 2018 Ramah bagi Penyandang Disabilitas

Atlet yang pernah mewakili Indonesia pada Paralimpiade London 2012 dan Rio 2016 itu menceritakan bagaimana bisa terinspirasi oleh para atlet difabel.

Ketika Setyo pertama kali mulai berlatih atletik, dia masuk ke arena atletik. Dia melihat seorang atlet tunanetra berlatih dan bisa melakukan lompat tinggi.

"Kala itu, saya menangis karena saya sebagai atlet difabel juga terinspirasi oleh atlet difabel lainnya. Dia tunanetra dan bisa seperti itu. Setelah itu, saya langsung berpikir untuk serius dan ingin tampil di Paralimpiade," kata Setyo.

Setyo akan membawa nama Indonesia di Asian Para Games 2018. Sebanyak 18 cabang akan digelar dan diikuti 41 negara yang menurunkan 2.888 atlet. (Aprellia Wulansari)

Baca tentang


Sumber BolaSport
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X