Kompas.com - 11/08/2018, 07:40 WIB
Pesepak bola Indonesia U-16 Amirudin Bagus Kahfi Alfikri (kiri) melakukan selebrasi seusai mencetak gol ke gawang Malaysia U-16 pada laga semifinal Piala AFF U-16 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (9/8/2018). Indonesia U-16 menang atas Malaysia U-16 dengan skor 1-0. ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYATPesepak bola Indonesia U-16 Amirudin Bagus Kahfi Alfikri (kiri) melakukan selebrasi seusai mencetak gol ke gawang Malaysia U-16 pada laga semifinal Piala AFF U-16 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (9/8/2018). Indonesia U-16 menang atas Malaysia U-16 dengan skor 1-0.

SIDOARJO, KOMPAS.com – Pemain kembar di Timnas U-16 Indonesia, Amirudin Bagus Kahfi Alfikri dan Amirudin Bagas Kaffa Arrizqi, bisa saja berpasangan sebagai pemain depan pada laga final Piala AFF U-16 2018 melawan Thailand, Sabtu (11/8/2018).  

Menghadapi Timnas U-16 Thailand pada laga final Piala AFF U-16, Sabtu (11/82018), Timnas Indonesia memiliki banyak opsi dan alternatif dalam menyusun strategii tim. Pelatih Fakhri Husaini menyebut 23 pemainnya bisa bermain lebih dari satu posisi.

”Pernah saya sampaikan bahwa syarat utama bagi para pemain yang saya pilih adalah bisa bermain lebih dari satu posisi,” ucap Fakhri seusai memimpin latihan tim di Sidoarjo, Jumat (10/8/2018).

Baca juga: Motivasi Terbesar Bagus Kahfi, Sang Top Skor Piala AFF U-16 2018

”Kalau kemampuan pemain sama, tetapi pemain lain punya kemampuan bermain lebih dari satu posisi, saya akan pilih pemain yang bisa bermain di beberapa posisi,” tuturnya.

Beberapa pemain yang kerap menjadi langganan starter, seperti Hamsa Lestaluhu, misalnya, kata Fakhri, bisa bermain di empat posisi. Hamsa bisa bermain sebagai gelandang kiri atau kanan, dan sayap kiri atau kanan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Nama lain yang juga memiliki kelebihan sama adalah bek sayap Bagas Kaffa. Dia bisa bermain di posisi striker, pemain sayap, hingga bek tengah. 

Fakhri bahkan memiliki opsi dan skenario untuk menduetkan Bagus Kahfi dan Bagas Kaffa di lini serang. Pemain kembar itu memiliki kecepatan dan kemampuan menyerang sama bagusnya.

”Skenario itu bisa saja terjadi ketika situasi di lapangan berubah. Opsi-opsi itu selalu ada, apalagi Bagas bisa bermain di striker,” kata dia.

Baca juga: 2 Cerita Menarik Gelandang Timnas U-16 Indonesia

”Sempat terpikirkan menduetkan mereka (Bagus-Bagas). Namun, itu kembali kepada kebutuhan tim. Bukan karena mereka kembar lalu didekatkan,” tutur Fakhri.

Bagus Kahfi saat ini tercatat sebagai pencetak gol terbanyak sementara Piala AFF U-16 2018. Dia sudah mengemas 12 gol dari enam laga. 

Final Piala AFF U-16 2018 antara Indonesia dan Thailand akan dimainkan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo pada Sabtu (11/8/2018) pukul 19.00 WIB. Laga itu akan disiarkan langsung oleh Indosiar. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Sidang Komdis PSSI, Jandia Eka Putra Dihukum karena Salah Kostum

Hasil Sidang Komdis PSSI, Jandia Eka Putra Dihukum karena Salah Kostum

Liga Indonesia
Piala AFF 2020, Laga Singapura Vs Myanmar Catatkan Jumlah Penonton Terbanyak

Piala AFF 2020, Laga Singapura Vs Myanmar Catatkan Jumlah Penonton Terbanyak

Sports
Syarat Barca dan Milan Lolos ke 16 Besar Liga Champions, Menang atau Terbuang

Syarat Barca dan Milan Lolos ke 16 Besar Liga Champions, Menang atau Terbuang

Liga Champions
Ada Berapa Cabang Olahraga dalam Atletik?

Ada Berapa Cabang Olahraga dalam Atletik?

Sports
Bukan Liga 1, PT LIB Pastikan Uji Coba Penonton Mulai Digelar di Liga 2

Bukan Liga 1, PT LIB Pastikan Uji Coba Penonton Mulai Digelar di Liga 2

Liga Indonesia
Permutasi Grup E Liga Champions, Tugas Barcelona Sangat Berat

Permutasi Grup E Liga Champions, Tugas Barcelona Sangat Berat

Liga Champions
Cabang Olahraga Atletik Kategori Lempar

Cabang Olahraga Atletik Kategori Lempar

Sports
5 Fakta Jelang Matchday 6 Liga Champions, Barcelona Gagal ke 16 Besar?

5 Fakta Jelang Matchday 6 Liga Champions, Barcelona Gagal ke 16 Besar?

Liga Champions
Piala AFF 2020: Timnas Indonesia Incar Start Apik untuk Hapus Tren Buruk

Piala AFF 2020: Timnas Indonesia Incar Start Apik untuk Hapus Tren Buruk

Liga Indonesia
Permutasi Grup B Liga Champions: AC Milan, Porto, dan Atletico Berebut Tiket Terakhir

Permutasi Grup B Liga Champions: AC Milan, Porto, dan Atletico Berebut Tiket Terakhir

Liga Champions
Piala AFF 2020, Tantangan Timnas Indonesia Jelang Lawan Kamboja

Piala AFF 2020, Tantangan Timnas Indonesia Jelang Lawan Kamboja

Liga Indonesia
Circuit Training: Pengertian dan Manfaatnya bagi Kebugaran Jasmani

Circuit Training: Pengertian dan Manfaatnya bagi Kebugaran Jasmani

Sports
Daftar Tim Liga Champions ke Playoff Liga Europa, Barcelona-Milan Susul Dortmund?

Daftar Tim Liga Champions ke Playoff Liga Europa, Barcelona-Milan Susul Dortmund?

Liga Champions
5 Fakta Debut Rangnick di Man United: Etos Kerja Ronaldo Meningkat!

5 Fakta Debut Rangnick di Man United: Etos Kerja Ronaldo Meningkat!

Liga Inggris
Dua Sisi Pelatih Jerman di Liga Inggris: Antara Kesuksesan dan Kegagalan

Dua Sisi Pelatih Jerman di Liga Inggris: Antara Kesuksesan dan Kegagalan

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.