Pencapaian Penting Tim Liga Kompas Gramedia di Piala Gothia 2018

Kompas.com - 24/07/2018, 08:05 WIB
Tim LKG-SKF tiba di Bandara Soekarno-Hatta seusai mengikuti Piala Gothia 2018, Sebib (23/7/2018). KOMPAS/ADI PRINANTYO Tim LKG-SKF tiba di Bandara Soekarno-Hatta seusai mengikuti Piala Gothia 2018, Sebib (23/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kegigihan tim bentukan Liga Kompas Gramedia yang bertarung di Piala Gothia 2018 mendapat apresiasi. Kendati gagal menjadi juara, tim LKG-SKF menunjukkan mentalitas kuat ketika bertarung melawan tim dari berbagai negara. 

Tim LKG-SKF Indonesia gagal melangkah ke final setelah ditumbangkan tim asal Islandia, Stjarnan 1 di semifinal, Jumat (20/7/2018) dini hari WIB. Pada laga antartim di kelompok usia 15 tahun ini, tim LKG SKF harus mengakui keunggulan Stjarnan 1 dengan skor 2-3.

Kendati demikian, pelatih tim LKG SKF, Iskandar, tetap mengapresiasi perjuangan keras anak asuhnya di ajang tersebut.

"Saya bangga dengan perjuangan anak-anak, bahkan sampai ada yang berdarah atau ditandu keluar lapangan," kata Iskandar dalam acara penyambutan kepulangan Tim SKG SKF di Gedung Kompas Gramedia, Jakarta, Senin (23/7/2018).

Baca juga: Setelah Cristiano Ronaldo Hengkang, Dinasti Los Galacticos Resmi Berakhir?

Sang kapten tim LKG SKF, Muhammad Uchida, mengungkapkan faktor keberhasilan timnya di Piala Gothia 2018.

"Di turnamen ini, saya dan teman-teman tidak memiliki rasa takut menghadapi lawan-lawan di Piala Gothia. Kami percaya bisa dan punya mental juara," ujar Muhammad Uchida.

Uchida juga menilai kelelahan di babak delapan besar membuat timnya kandas di semifinal.

"Kami paling kewalahan di babak delapan besar saat melawan tuan rumah Swedia. Mereka punya bek tinggi-tinggi," ujar Uchida.

"Mungkin itu juga menjadi faktor kami kalah di semifinal karena kelelahan. Laga melawan Swedia begitu keras dan intensitas permainan yang tinggi," ucapnya.

Pemain tim LKG-SKG Indonesia Rafli Rafa Zahid menekan pertahanan Kinna IF pada laga perdelapan final Piala Gothia 2018, Jumat (20/072018) di Lapangan Heden, Gothenburg, Swedia. Pada laga itu, tim LKG-SKF menang dengan skor 2-1.KOMPAS/EMILIUS CAESAR ALEXEY Pemain tim LKG-SKG Indonesia Rafli Rafa Zahid menekan pertahanan Kinna IF pada laga perdelapan final Piala Gothia 2018, Jumat (20/072018) di Lapangan Heden, Gothenburg, Swedia. Pada laga itu, tim LKG-SKF menang dengan skor 2-1.

Pembuktian Liga Kompas Gramedia 

Pencapaian hingga semifinal ini tetap prestasi membanggakan. Hal itu menunjukkan tim seleksi pemain Liga Kompas Gramedia Panasonic U14 tersebut sudah masuk 4 besar dunia kategori Boys 15.

Babak semifinal sudah lama tidak dicapai tim LKG-SKF. Mereka terakhir kali menjejakkan langkah ke semifinal pada 2013, dan mengakhiri kompetisi menjadi runner-up.

Halaman Berikutnya
Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X