Jelang Lawan Semen Padang, Choirul Huda dalam Kondisi Prima

Kompas.com - 16/10/2017, 05:36 WIB
Pelatih Persela Lamongan Aji Santoso (kiri) dan Saddil Ramdani, usai laga kontra Semen Padang, Minggu (15/10/2017). KOMPAS.com/Hamzah ArfahPelatih Persela Lamongan Aji Santoso (kiri) dan Saddil Ramdani, usai laga kontra Semen Padang, Minggu (15/10/2017).
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

LAMONGAN, KOMPAS.com – Mendiang kiper sekaligus kapten Persela Lamongan, Choirul Huda, dalam kondisi prima jelang pertandingan menghadapi Semen Padang di Stadion Surajaya, Minggu (15/10/2017). Namun, benturan keras pada pengujung babak pertama membuat Choirul Huda tersungkur dan akhirnya meninggal di rumah sakit. 

Persela Lamongan menang 2-0 pada laga tersebut. Saddil Ramdani dan Jose Manuel Coelho menjadi pahlawan Laskar Joko Tingkir pada laga tersebut. 

Namun, kemenangan Persela itu terasa pahit. Beberapa saat setelah pertandingan, mereka mendapat kabar bahwa Choirul Huda meninggal di RSUD dr. Soegiri. Padahal, kiper yang setia membela panji Persela sejak 1999 itu dalam kondisi fit. 

“Saya memberi kesempatan bermain kepada Choirul Huda lawan Semen Padang karena dalam seminggu terakhir berlatih sangat luar biasa," ujar Aji Santoso dalam jumpa pers setelah pertandingan.

(Baca juga: VIDEO - Choirul Huda Meninggal Dunia, Suasana Haru Penuh Tangis Pecah di Stadion Surajaya)

"Makanya, tempo hari setelah pertandingan melawan Persipura (Jayapura), saya bilang kepadanya untuk mempersiapkan diri karena akan main lawan Semen Padang,” tutur dia melanjutkan.

Kendati sebagai kapten, posisi Choirul Huda di bawah mistar gawang dalam beberapa laga sebelumnya tergeser oleh Ferdiansyah. Namun, pada laga melawan Semen Padang, Huda dipercaya kembali menjadi pemain nomor satu. 

 

Berbeda dengan Huda, Aji Santoso urung memasang Ivan Carlos dalam laga kontra Semen Padang. Aji batal memainkan penyerang berkebangsaan Brasil tersebut karena masih baru pulih dari cedera .

“Sebenarnya Carlos ada rencana akan saya pasang, dengan catatan kalau memang memerlukan. Namun, saya lihat tadi sudah unggul 1-0 dan anak-anak mainnya juga masih konsisten," kata Aji. 

"Saya juga masih ragu apakah Carlos akan saya paksakan main. Saya khawatir dia cedera lagi makanya saya simpan,” tuturnya. 

(Baca juga: Oktober Kelabu - Deretan 7 Atlet yang Meninggal Dunia pada Bulan Oktober)

Aji juga puas dengan kemenangan atas Semen Padang. Dia pun belum memikirkan sisa laga Persela yang berjuang menjauh dari zona degradasi. 

“Pertandingan lawan Semen Padang ini penting. Menurut saya, laga ini lebih penting ketimbang lima laga sisa, karena ini menentukan. Apalagi bila kami tidak mendapatkan poin penuh, akan sangat berat di lima pertandingan sisa,” ujar dia.

“Sekarang kita sudah berselisih 11 angka dari zona degradasi yang teratas. Mudah-mudahan kita dapat poin lagi, supaya aman di Liga 1 musim depan,” kata Aji.

Saddil Ramdani menambahkan, dirinya maupun para pemain Persela bersyukur bisa memenangi laga kontra Semen Padang.

"Saya bersyukur karena pertandingan sore ini sangat penting bagi tim Persela. Untuk itu para pemain berharap dari awal untuk bisa memenangi pertandingan. Saya sendiri sangat senang, karena bisa mencetak gol,” kata Saddil.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X