Kompas.com - 09/05/2017, 17:59 WIB
Ekspresi gelandang FC Bayern, Arturo Vidal, setelah mencetak gol kontra Borussia Moenchengladbach pada laga Bundesliga di Allianz Arena, Sabtu (22/10/2016). CHRISTOF STACHE/AFPEkspresi gelandang FC Bayern, Arturo Vidal, setelah mencetak gol kontra Borussia Moenchengladbach pada laga Bundesliga di Allianz Arena, Sabtu (22/10/2016).
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

BARCELONA, KOMPAS.com - Bintang tim nasional Cile, Arturo Vidal, mengaku kecewa dengan keputusan FIFA mencabut hukuman skors dan denda untuk penyerang Argentina, Lionel Messi.

Sebelumnya, Messi dilarang bertanding sebanyak empat laga dan didenda sebesar 10.000 Swiss franc (sekitar Rp 130 juta) karena dianggap melecehkan wasit saat melawan Cile pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018, 24 Maret 2017.

Baca juga: Impian Jokowi di Sepak Bola yang Tercoreng Kekerasan

Messi kemudian telah menjalani hukuman tersebut saat Argentina takluk dari Bolivia dengan skor 0-2 pada laga Kualifikasi Piala Dunia zona Amerika Selatan, 29 Maret 2017.

Namun, Messi dipastikan tidak perlu melanjutkan hukumannya karena FIFA menerima banding dari Federasi Sepak Bola Argentina (AFA).

"Bukti yang ada tidak cukup untuk memberikan hukuman," bunyi pernyataan FIFA.

Baca juga: Prediksi Liga Champions: Juventus Vs Monaco, Pembuktian Kans 98 Persen

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Keputusan FIFA ini direspons negatif oleh Vidal. Pemain Bayern Muenchen tersebut berharap FIFA bisa menegakkan aturan tanpa pandang bulu.

"Itu (bebasnya Messi) menjadi topik yang rumit. Keputusan tersebut baik bagi Argentina, Messi, dan sepak bola," kata Vidal.

Baca juga: Inspirasi Ayah dan Messi, Anak Medan Ini Ingin Bela Barcelona

"Selalu menyenangkan bisa menyaksikan Messi bermain untuk tim nasionalnya karena dia selalu memberikan segalanya. Namun, saya berharap peraturan berlaku sama untuk semua orang," tutur Vidal menambahkan.

Dengan keputusan FIFA ini, Messi bisa kembali bermain saat Argentina bertamu ke kandang Uruguay, 31 Agustus 2017.

Laga itu berarti penting untuk Argentina. Mereka wajib menang demi lolos secara otomatis ke putaran final turnamen.

Kini, tim yang belum menunjuk pelatih pasca-pemecatan Edgardo Bauza itu, masih tertahan di posisi kelima dengan 22 poin. Mereka terancam masuk jalur play-off apabila posisi di klasemen bertahan hingga akhir.



Sumber Sport.es
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.