Kompas.com - 26/04/2017, 09:43 WIB
Manajer Chelsea, Antonio Conte, membalas dukungan suporter di Stadion London seusai laga Premier League kontra West Ham United, Senin (6/3/2017). AFP/ADRIAN DENNISManajer Chelsea, Antonio Conte, membalas dukungan suporter di Stadion London seusai laga Premier League kontra West Ham United, Senin (6/3/2017).
|
EditorEris Eka Jaya

LONDON, KOMPAS.com - Pelatih Chelsea, Antonio Conte, menilai kemenangan 4-2 atas Southampton membuktikan keputusannya tidak menurunkan Diego Costa dan Eden Hazard pada semifinal Piala FA sudah benar.

Sebab, keduanya memberi kontribusi penting atas kemenangan di Stamford Bridge, Selasa (25/4/2017).

Hazard dan Costa sama-sama mencetak gol pada pertandingan itu. Hazard membuka kemenangan The Blues, julukan Chelsea, pada menit kelima, sementara Costa mengemas dua gol, masing-masing pada menit ke-53 dan ke-89.

Sebelumnya, Conte tidak memainkan kedua pilar Chelsea tersebut sebagai starter pada pertandingan semifinal Piala FA kontra Tottenham Hotspur.

Keduanya baru mendapat kesempatan bermain pada menit ke-61.

Sumbangsih Hazard dan Costa versus Southampton pun dinilai Conte layak jadi pembenaran keputusannya saat bersua Spurs.

"Mengambil keputusan semacam ini tidak mudah karena saya punya tim yang dipenuhi pemain hebat. Saya membuat keputusan yang tepat, baik untuk laga kontra Spurs maupun melawan Southampton," kata Conte pada akhir pertandingan.

Meski Chelsea kebobolan dua kali, pelatih asal Italia tersebut tetap menilai bahwa timnya memberi penampilan yang apik. Statistik di situs Premier League pun bisa menjadi patokan.

Walau kalah dari segi penguasaan bola (48 persen berbanding 52 persen), Chelsea lebih agresif di depan gawang lawan.

Dari 17 tembakan, mereka punya tujuh tembakan tepat sasaran. Sementara itu, Soton hanya punya empat tembakan ke gawang dari 12 peluang yang ada.

"Saya puas dengan penampilan para pemain. Kemenangan ini tidak mudah diraih setelah bertanding melawan Tottenham, apalagi Southampton tim kuat. Para pemain Chelsea layak menang," tutur Conte. (Lariza Oky Adisty)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber JUARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Profil Gaston Romero, Eks Asisten Diego Maradona yang Jadi Pelatih Kiper Baru Borneo FC

Profil Gaston Romero, Eks Asisten Diego Maradona yang Jadi Pelatih Kiper Baru Borneo FC

Sports
Liga 1 Edisi Bali Disambut Baik, UMKM Ketiban Berkah

Liga 1 Edisi Bali Disambut Baik, UMKM Ketiban Berkah

Liga Indonesia
Mengapa Servis Panjang pada Bulu Tangkis Sering Digunakan dalam Permainan Tunggal?

Mengapa Servis Panjang pada Bulu Tangkis Sering Digunakan dalam Permainan Tunggal?

Sports
Dekati Pelatih Asal Korea Selatan, Malaysia Mau Jiplak Indonesia?

Dekati Pelatih Asal Korea Selatan, Malaysia Mau Jiplak Indonesia?

Liga Indonesia
Kata Penantang Ahsan/Hendra Jelang Final India Open 2022

Kata Penantang Ahsan/Hendra Jelang Final India Open 2022

Badminton
Fakta, Bruno Fernandes adalah 'Korban' Cristiano Ronaldo di Man United

Fakta, Bruno Fernandes adalah "Korban" Cristiano Ronaldo di Man United

Liga Inggris
Link Live Streaming Final India Open, Ahsan/Hendra Lawan Wakil Tuan Rumah

Link Live Streaming Final India Open, Ahsan/Hendra Lawan Wakil Tuan Rumah

Badminton
Perjalanan Ahsan/Hendra ke Final India Open, Tak Biarkan Lawan Bernapas

Perjalanan Ahsan/Hendra ke Final India Open, Tak Biarkan Lawan Bernapas

Badminton
Berseragam Chelsea, Lukaku seperti Hidup di Zaman Man United

Berseragam Chelsea, Lukaku seperti Hidup di Zaman Man United

Liga Inggris
Bruno Fernandes Ungkap Alasan Dekati Wasit Usai Laga Aston Villa Vs Man United

Bruno Fernandes Ungkap Alasan Dekati Wasit Usai Laga Aston Villa Vs Man United

Liga Inggris
De Ligt: Juventus Merindukan Cristiano Ronaldo...

De Ligt: Juventus Merindukan Cristiano Ronaldo...

Liga Italia
Legenda Timnas Mesir Ungkap Match Fixing di Piala Afrika, Libatkan Samuel Eto'o

Legenda Timnas Mesir Ungkap Match Fixing di Piala Afrika, Libatkan Samuel Eto'o

Internasional
Jadwal Final Piala Super Spanyol, Real Madrid Ditantang Athletic Bilbao

Jadwal Final Piala Super Spanyol, Real Madrid Ditantang Athletic Bilbao

Liga Spanyol
Ronaldo Harus Ubah Pola Pikir, Man United Tak Boleh Cuma Finis di 3 Besar

Ronaldo Harus Ubah Pola Pikir, Man United Tak Boleh Cuma Finis di 3 Besar

Liga Inggris
Laga Real Betis Vs Sevilla Dihentikan Usai Satu Pemain Kena Timpuk Oknum Suporter

Laga Real Betis Vs Sevilla Dihentikan Usai Satu Pemain Kena Timpuk Oknum Suporter

Liga Spanyol
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.