Gede Widiade ke Persija Bukan Proyek Tiba-tiba

Kompas.com - 15/03/2017, 22:08 WIB
Direktur anyar Persija, Gede Widiade (tengah) bersama pelatih Stefano Cugura (kiri), Presiden klub Ferry Paulus (dua dari kanan), kiper Andritany Ardhiyasa (kanan), dan Bambang Pamungkas pada jumpa pers di Mall Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (14/3/2017). Dok. JacatraDirektur anyar Persija, Gede Widiade (tengah) bersama pelatih Stefano Cugura (kiri), Presiden klub Ferry Paulus (dua dari kanan), kiper Andritany Ardhiyasa (kanan), dan Bambang Pamungkas pada jumpa pers di Mall Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (14/3/2017).
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

GRESIK, KOMPAS.com – Sempat menjabat sebagai CEO Bhayangkara Surabaya United, Gede Widiade secara resmi diperkenalkan sebagai Direktur Utama PT Persija Jaya Jakarta, pada Selasa (14/3/2017) kemarin.

Di Persija Jakarta, Gede bakal berkolaborasi dengan Ferry Paulus yang menjabat sebagai presiden klub. Ia pun mengaku bahwa komunikasi mengenai kerja sama tersebut dilakukan sudah jauh hari dan bukan tiba-tiba.

“Saya ke Persija bukan proyek ujug-ujug (tiba-tiba), melainkan tawaran dari Pak Ferry itu sudah ada sejak tiga tahun lalu, saat saya masih di Persebaya. Jadi tidak benar, jika ini sebuah proyek instan,” ucap Gede saat dikonfirmasi, Rabu (15/3/2017).

Pada saat itu, jelas Gede, dirinya sudah ditawari oleh jajaran manajemen, dalam hal ini Ferry Paulus, untuk mau bergabung dengan tim dalam rangka mengembalikan kejayaan tim yang berdiri 1928 tersebut.

“Saya tertarik dengan keinginan dari para petinggi dan pengurus. Mereka ingin mengembalikan Persija Jakarta sebagai tim yang dicintai suporter di Jakarta dengan seutuhnya,” kata dia.

Baca juga:

Osvaldo Haay "Berguru" kepada Eden Hazard

Latih Essien di Persib, Djanur Merasa seperti Mourinho

26 Pemain Terpilih untuk Partai Debut Luis Milla

 

Melihat antusiasme tersebut, Gede pun tak ragu melangkahkan pilihannya bersama Persija, yang saat ini diasuh oleh pelatih asing Stefano Cugurra. Bahkan, ia sudah bertekad akan ‘mencukupi’ kebutuhan tim dengan mendatangkan beberapa pemain berkualitas, meski manajemen tim lama sempat meninggalkan utang senilai Rp 90 miliar.

“Saya juga akan coba rekomendasikan lima pemain mantan tim nasional kepada pelatih, untuk memenuhi posisi yang kami anggap kurang. Soal nama, belum bisa saya bocorkan saat ini, khawatir pemain itu nantinya malah batal gabung,” ujar Gede.

“Harapan saya, Pak Ferry, dan juga manajemen Persija baru ini, minimal membawa tim finis di posisi lima besar. Kejayaan itu akan kembali kami bangun, untuk membuat Persija kembali menjadi kebanggaan bagi suporter dan warga Jakarta pada umumnya,” tutur Gede.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X