Kompas.com - 06/01/2017, 06:04 WIB
Penyerang Chelsea, Diego Costa (tengah), merayakan gol ke gawang Southampton dalam laga Premier League di Stadion St Mary, Minggu (30/10/2016). GLYN KIRK/AFPPenyerang Chelsea, Diego Costa (tengah), merayakan gol ke gawang Southampton dalam laga Premier League di Stadion St Mary, Minggu (30/10/2016).
|
EditorAloysius Gonsaga AE

LONDON, KOMPAS.com - Juru gedor andalan Chelsea, Diego Costa, enggan mengomentari soal kinerja wasit demi menghindari sanksi dari Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA).

Belakangan ini, pelatih papan atas seperti Josep Guardiola (Manchester City) dan Jose Mourinho (Manchester United) secara terang-terangan mengkritik kepemimpinan wasit Premier League.

Guardiola tampak geram setelah salah satu pemainnya, Fernandinho, mendapatkan kartu merah pada laga kontra Burnley, Senin (2/1/2017).

Saat ditanya para wartawan soal pengusiran Fernandinho, Guardiola dengan sarkas menyatakan bahwa sebaiknya pertanyaan itu diajukan kepada wasit Lee Mason.

Adapun Mourinho, seusai pertandingan melawan West Ham United, menyebut Manchester United sebagai "the champions of wrong decisions", atau tim yang paling sering dirugikan oleh keputusan wasit.

 

Costa pun sebenarnya punya hal yang ingin dicurahkan soal wasit. Namun, ia memilih untuk tutup mulut ketimbang terkena sanksi dari FA.

"Saya tak akan memberikan opini soal wasit di Inggris. Sebab, jika saya melakukannya, saya bisa mendapatkan larangan bertanding sebanyak empat hingga lima pertandingan," tutur Costa kepada Onda Cero.


Musim ini, Costa telah mengoleksi empat kartu kuning dalam enam pertandingan.

Ia sempat "bersih" dari kartu sebanyak 10 laga, hingga akhirnya menerima kartu kuning yang kelima yang membuatnya absen pada laga kontra AFC Bournemouth pada 26 Desember 2016.

Selama membela Chelsea, Costa termasuk pemain yang sering berurusan dengan hukuman. Ia tercatat sudah tujuh kali dapat sanksi larangan bermain, dan tiga di antaranya karena insiden di luar lapangan.



Sumber Onda Cero
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kekecewaan Terbesar Romelu Lukaku Usai Inter Milan Juara Liga Italia

Kekecewaan Terbesar Romelu Lukaku Usai Inter Milan Juara Liga Italia

Liga Italia
Klub Serie B Milik Djarum Group, Como 1907, Siap Rekrut Pelatih Berbakat Asal Indonesia

Klub Serie B Milik Djarum Group, Como 1907, Siap Rekrut Pelatih Berbakat Asal Indonesia

BrandzView
Real Madrid Siap Lepas Hazard, Si Kaki Kaca Seharga Rp 2 Triliun

Real Madrid Siap Lepas Hazard, Si Kaki Kaca Seharga Rp 2 Triliun

Liga Spanyol
Pengakuan Romelu Lukaku soal Hubungannya dengan Zlatan Ibrahimovic

Pengakuan Romelu Lukaku soal Hubungannya dengan Zlatan Ibrahimovic

Liga Italia
Belum Ambil Langkah, Arema FC Sebut Sponsor Masih Tunggu Momentum

Belum Ambil Langkah, Arema FC Sebut Sponsor Masih Tunggu Momentum

Liga Indonesia
Prediksi Line Up Man City Vs Chelsea, The Blues Rotasi di Laga Krusial

Prediksi Line Up Man City Vs Chelsea, The Blues Rotasi di Laga Krusial

Liga Inggris
Barcelona Vs Atletico - Lagi, Messi dkk Berlaga Tanpa Koeman

Barcelona Vs Atletico - Lagi, Messi dkk Berlaga Tanpa Koeman

Liga Spanyol
Juventus Vs AC Milan, Doa Buruk Bintang Muda Bianconeri untuk Ibrahimovic

Juventus Vs AC Milan, Doa Buruk Bintang Muda Bianconeri untuk Ibrahimovic

Liga Italia
Persebaya Tidak Tanggapi Serius Polemik Regulasi Baru yang Bikin Gaduh

Persebaya Tidak Tanggapi Serius Polemik Regulasi Baru yang Bikin Gaduh

Liga Indonesia
Daftar Juara Liga Europa dalam 10 Tahun Terakhir

Daftar Juara Liga Europa dalam 10 Tahun Terakhir

Sports
Liga 1 2021 Tanpa Degradasi, Madura United Ingin Kompetisi Kompetitif

Liga 1 2021 Tanpa Degradasi, Madura United Ingin Kompetisi Kompetitif

Liga Indonesia
Direktur Mandalika Racing Team: Kami Punya 'Feeling' Bagus soal Dimas Ekky

Direktur Mandalika Racing Team: Kami Punya "Feeling" Bagus soal Dimas Ekky

Motogp
Prediksi Line Up Barcelona Vs Atletico, Duel Tim Penantang Gelar

Prediksi Line Up Barcelona Vs Atletico, Duel Tim Penantang Gelar

Liga Spanyol
Keluarga Glazers Akhirnya Minta Maaf dan Tampung Tuntutan Fans Man United

Keluarga Glazers Akhirnya Minta Maaf dan Tampung Tuntutan Fans Man United

Liga Inggris
Barcelona Vs Atletico - Blaugrana Siapkan Kejutan untuk Luis Suarez

Barcelona Vs Atletico - Blaugrana Siapkan Kejutan untuk Luis Suarez

Liga Spanyol
komentar di artikel lainnya
Close Ads X