Di Balik Kemarahan Mario Mandzukic

Kompas.com - 21/12/2016, 15:57 WIB
MARCO BERTORELLO/AFP Penyerang Juventus, Mario Mandzukic, melakukan selebrasi usai membobol gawang Empoli dalam laga Serie A di Stadion Juventus, Sabtu (2/4/2016) waktu setempat.

KOMPAS.com - Mario Mandzukic menjelaskan alasan di balik kemarahannya saat Juventus menang 3-1 atas Torino pada partai Serie A di Stadion Grande Torino, Minggu (11/12/2016).

Mandzukic tampil sebagai starter dalam pertandingan tersebut, tetapi digantikan oleh Paulo Dybala pada menit ke-71.

Pergantian itu membuat Mandzukic berang. Striker asal Kroasia itu dikabarkan menendang botol di bangku cadangan dan enggan merayakan kemenangan bersama rekan-rekan setimnya.

"Semuanya karena cinta mendalam kepada sepak bola. Hal ini mengecewakan, seperti ketika seorang anak kecil tengah bermain di lapangan tetapi dipanggil ke dalam rumah," ucap Mandzukic kepada Corriere della Sera.

"Saya tidak bisa menyembunyikan emosi. Saya bukan robot. Saya memiliki semangat besar. Jadi, sebuah hal lumrah apabila saya tidak menyukai ketika diganti," tutur dia.

Pada musim 2016-2017, Mandzukic memang menjadi korban rotasi Massimiliano Allegri. Dia harus bersaing dengan Gonzalo Higuain dan Paulo Dybala.

Alhasil, hanya 1.370 menit dilakoni Mandzukic di berbagai ajang. Dia pun cuma mencetak lima gol dan dua assist.

Juara Penyelamatan-penyelamatan Terbaik Pekan Ke-15 Bundesliga

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


EditorAnju Christian
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X