Suarez Yakin Keputusan Messi Hanya Bersifat Sesaat

Kompas.com - 30/06/2016, 07:31 WIB
Tiga penyerang FC Barcelona, Luis Suarez, Lionel Messi (tengah), dan Neymar (kanan), merayakan gol ke gawang Sporting Gijon, dalam lanjutan La Liga di Stadion Camp Nou, 23 April 2016. LLUIS GENE/AFPTiga penyerang FC Barcelona, Luis Suarez, Lionel Messi (tengah), dan Neymar (kanan), merayakan gol ke gawang Sporting Gijon, dalam lanjutan La Liga di Stadion Camp Nou, 23 April 2016.
|
EditorAloysius Gonsaga AE

KOMPAS.com - Luis Suarez turut angkat bicara soal pensiunnya Lionel Messi dari tim nasional Argentina. Suarez beranggapan bahwa hal tersebut hanya bersifat sementara.

Suarez dan Messi merupakan pilar andalan FC Barcelona. Bersama Neymar, mereka membentuk trisula maut di lini depan El Barca, yang kemudian dikenal dengan sebutan trio MSN (Messi, Suarez, dan Neymar).

Kekompakan trio MSN dapat dibuktikan lewat torehan gol yang mereka ciptakan sepanjang musim kompetisi 2015-2016, yakni 87 gol di kancah La Liga.

Data statistik di atas menunjukkan betapa eratnya hubungan di antara mereka. Maka dari itu, tak heran jika Suarez pun memahami apa yang dirasakan oleh Messi terkait keputusan pensiun dari tim nasional.

Berbicara kepada sebuah media Uruguay, Radio Tenfield, Suarez yakin Messi akan berubah pikiran. Ia menilai keputusan Messi itu diliputi perasaan kecewa, tanpa dipertimbangkan secara matang.

"Saya yakin Messi mengatakan hal itu dalam momen yang penuh dengan kesedihan dan ketidakberdayaan. Akan memalukan bagi sepak bola jika Messi mengambil keputusan itu. Namun, saya yakin dia akan kembali dan berubah pikiran," ucap Suarez, Rabu (29/6/2016).

"Ini adalah masa yang sulit. Setiap orang memiliki hak untuk membuat keputusan, dan semua harus dihormati. Apapun yang orang katakan, Messi tetap merupakan pemain terbaik dalam sejarah sepak bola," tuturnya.

Messi memutuskan pensiun dari tim nasional usai ditekuk Cile lewat drama adu penalti, pada laga final Copa America Centenario 2016, Senin (27/6/2016) pagi WIB.

Kekalahan itu menjadi kegagalan ketiga beruntun bagi Messi dan Argentina dalam partai final sebuah turnamen. Sebelumnya, mereka juga mengalami kegagalan pada final Piala Dunia 2014 dan Copa America 2015.

Tak heran, kekalahan pada final Copa America Centenario 2016 terlihat begitu menyakitkan bagi Messi. Ia mengekspresikan kekecewaannya hingga menitikkan air mata.

"Keputusan ini untuk kebaikan semua pihak. Capaian final tanpa memenanginya tidaklah cukup," ucap Messi kala itu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X