Kompas.com - 18/06/2016, 06:31 WIB
Pelatih tim nasional Italia, Antonio Conte, memberikan instruksi kepada pemainnya, dalam laga Piala Eropa 2016 melawan Swedia, di Stade de Toulouse, Jumat (17/6/2016). VINCENZO PINTO/AFPPelatih tim nasional Italia, Antonio Conte, memberikan instruksi kepada pemainnya, dalam laga Piala Eropa 2016 melawan Swedia, di Stade de Toulouse, Jumat (17/6/2016).
|
EditorAloysius Gonsaga AE

TOULOUSE, KOMPAS.com - Usai menaklukkan Swedia, Italia melangkahkan kakinya ke babak 16 besar Piala Eropa 2016. Antonio Conte pun bangga Italia bisa membungkam orang-orang yang meremehkannya.

Italia lolos berkat dua kemenangan beruntun dalam Grup E Piala Eropa 2016. Pada matchday pertama, Italia menang 2-0 atas Belgia.

Kemudian pada laga kedua, Italia meraih poin penuh lewat kemenangan 1-0 atas Swedia, yang ditentukan melalui gol Eder. Italia pun berada di urutan pertama Grup E dengan perolehan enam poin.

Hal tersebut tentunya dirayakan oleh Conte. Bagi pelatih 46 tahun itu, keberhasilan Italia lolos ke babak 16 besar merupakan jawaban untuk para peragu.

"Saya merasakan kepuasan besar, karena saya kira sangat sedikit orang yang menyangka bahwa kami lolos ke babak 16 besar dengan hanya melakoni dua laga," tutur Conte seusai laga, seperti dilansir UEFA.com.

"Saya kira tim ini, termasuk saya, merasakan banyak hal ketika mengenakan seragam (Italia) ini. Kami memikul tanggung jawab mewakili negara pada saat yang kurang baik dalam berbagai aspek," ucap eks pelatih Juventus itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kini, Italia menyisakan satu laga fase grup, yakni melawan Irlandia. Laga tersebut akan berlangsung di Stade Pierre-Mauroy, Villeneuve-d'Ascq, Perancis, pada Rabu (22/6/2016) waktu setempat.

Sepanjang sejarah, Italia dan Irlandia sudah 13 kali bertemu. Dari seluruh pertemuan itu, hasil manis lebih banyak dirasakan oleh Azzurri, julukan timnas Italia.

Italia tercatat menorehkan delapan kemenangan, tiga kali imbang, dan dua kekalahan. Meski begitu, dari lima laga terakhir, Italia hanya satu kali menekuk Irlandia, sisanya tiga kali imbang dan satu kekalahan.

Conte pun berhasrat membawa Italia meraih kemenangan atas Irlandia untuk yang kali pertama setelah Juni 2011. Kemenangan tentunya akan memantapkan posisi Italia di puncak klasemen.

"Jelas kami ingin memenangi laga ketiga kami. Kami merasa lapar. Saya akan menurunkan pemain yang bisa memenangi laga, dan para pemain yang bisa menunjukkan kepada saya atas apa yang telah mereka lakukan saat pelatihan, baik di dalam maupun luar lapangan," kata Conte mengakhiri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Sumber UEFA
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Raventus Pongoh, Anak Legenda Lius Pongoh, dari Guru Mandarin Jadi Wasit Badminton

Raventus Pongoh, Anak Legenda Lius Pongoh, dari Guru Mandarin Jadi Wasit Badminton

Badminton
Hasil Liga Inggris: Debut Manis Rangnick di Man United, Tottenham Pesta Gol, Gerrard...

Hasil Liga Inggris: Debut Manis Rangnick di Man United, Tottenham Pesta Gol, Gerrard...

Liga Inggris
Hasil Sampdoria Vs Lazio - Cedera Immobile dan Kartu Merah Warnai 3 Poin Pasukan Sarri

Hasil Sampdoria Vs Lazio - Cedera Immobile dan Kartu Merah Warnai 3 Poin Pasukan Sarri

Liga Italia
Man United Vs Crystal Palace, Ralf Rangnick 'Angkat Topi' untuk Ronaldo

Man United Vs Crystal Palace, Ralf Rangnick "Angkat Topi" untuk Ronaldo

Liga Inggris
Babak Pertama Juventus Vs Genoa, Gol Sepak Pojok Cuadrado Jadi Pembeda

Babak Pertama Juventus Vs Genoa, Gol Sepak Pojok Cuadrado Jadi Pembeda

Liga Italia
Hasil F1 GP Arab Saudi: Hamilton Asapi Verstappen, Perebutan Titel Juara Dunia Sengit!

Hasil F1 GP Arab Saudi: Hamilton Asapi Verstappen, Perebutan Titel Juara Dunia Sengit!

Sports
2 Cara Melakukan Lompat Kangkang

2 Cara Melakukan Lompat Kangkang

Sports
Link Live Streaming Juventus Vs Genoa, Kickoff 02.45 WIB

Link Live Streaming Juventus Vs Genoa, Kickoff 02.45 WIB

Liga Italia
Ralf Rangnick Debut Latih Man United, Fred 'Raja Pressing' Pahlawan, Ronaldo...

Ralf Rangnick Debut Latih Man United, Fred "Raja Pressing" Pahlawan, Ronaldo...

Liga Inggris
Hasil Man United Vs Crystal Palace: Gol Fred Hiasi Debut Ralf Rangnick, Setan Merah Menang 1-0

Hasil Man United Vs Crystal Palace: Gol Fred Hiasi Debut Ralf Rangnick, Setan Merah Menang 1-0

Liga Inggris
Hasil Tottenham Vs Norwich: Son Heung-min Samai Catatan Pires, Spurs Menang

Hasil Tottenham Vs Norwich: Son Heung-min Samai Catatan Pires, Spurs Menang

Sports
Hasil Piala AFF: Hari Pertama Lahirkan 5 Gol, Kemenangan untuk Thailand dan Singapura

Hasil Piala AFF: Hari Pertama Lahirkan 5 Gol, Kemenangan untuk Thailand dan Singapura

Internasional
Hasil Arema FC Vs Bali United: Singo Edan Catat Rekor, tapi Gagal Gusur Persib

Hasil Arema FC Vs Bali United: Singo Edan Catat Rekor, tapi Gagal Gusur Persib

Liga Indonesia
Babak I Man United Vs Crystal Palace: 'Pressing' ala Rangnick, 12 Tembakan, Skor 0-0

Babak I Man United Vs Crystal Palace: "Pressing" ala Rangnick, 12 Tembakan, Skor 0-0

Liga Inggris
Juventus Vs Genoa - Pujian Shevchenko untuk Bianconeri Asuhan Allegri

Juventus Vs Genoa - Pujian Shevchenko untuk Bianconeri Asuhan Allegri

Liga Italia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.