Hanya Ada 2 Lewandowski di Dunia

Kompas.com - 12/06/2016, 07:31 WIB
Robert Lewandowski menghadiri jumpa pers tim nasional Polandia di La Baule, 7  Juni 2016. LOIC VENANCE/AFPRobert Lewandowski menghadiri jumpa pers tim nasional Polandia di La Baule, 7 Juni 2016.
|
EditorAloysius Gonsaga AE

NICE, KOMPAS.com - Pelatih Irlandia Utara, Michael O'Neill, menangkap sinyal bahaya dari striker Polandia, Robert Lewandowski. Kedua tim bakal berduel pada partai Piala Eropa Grup C di Stadion Allianz Riviera, Minggu (12/6/2016).

Lewandowski memang tampil sangat tajam bersama Bayern Muenchen. Total 42 gol disumbangkan dia dalam 51 pertandingan pada musim 2015-2016.

Kualitas serupa ditunjukkan pemain berusia 27 tahun itu untuk negaranya. Berkat 13 gol Lewandowski pada kualifikasi, Polandia lolos ke putaran final.

Menimbang catatan tersebut, O'Neill membandingkan Lewandowski dengan Luis Suarez, yang menjadi top scorer FC Barcelona musim ini.

"Lewandowski, menurut saya, adalah satu dari dua striker terbaik dunia. Satu lagi tidak akan hadir di Piala Eropa, melainkan Copa America," ucap O'Neill.

Pada Piala Eropa kali ini, Lewandowski memang masuk bursa pencetak gol terbanyak. Selain itu, ada pula Thomas Mueller, Cristiano Ronaldo, dan Zlatan Ibrahimovic.

Dua nama terakhir memiliki peran vital dalam perjalanan negaranya. Ibrahimovic menyumbang 58 persen gol Swedia pada kualifikasi dan play-off, sedangkan Ronaldo berkontribusi 46 persen untuk Portugal.

"Dia merupakan jimat Polandia seperti halnya Ibrahimovic di Swedia. Dia memiliki kepribadian hebat dan berstatus sebagai kapten," tutur O'Neill.

Hanya, O'Neill tidak lantas merasa inferior dengan komposisi lini belakang timnya. Sebab, empat dari enam bek tengah Irlandia Utara membela tim Premier League.

Mereka adalah Jonny Evans, Gareth McAuley (West Bromwich Albion), Paddy McNair (Manchester United), dan Craig Cathcart (Watford).

"Setiap pekan, mereka melawan striker papan atas seperti Olivier Giroud dan Diego Costa. Saya tidak berpikir pemain akan terpesona dengan Lewandowski. Kami hanya perlu menyadari kekuatan lawan," kata sang pelatih.

Bicara kekuatan, kedua tim sama-sama mengandalkan duel udara. Berkat skenario ini, Irlandia Utara mencetak enam gol pada kualifikasi, sedangkan Polandia delapan gol.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Omnisport
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terpopuler

komentar di artikel lainnya
Close Ads X