Kompas.com - 25/03/2016, 15:17 WIB
Salah satu ekspresi dari pelatih tim nasional Italia, Antonio Conte, pada laga persahabatan kontra Rumania di Stadion Renato Dall'Ara, Selasa (17/11/2015) waktu setempat. GIUSEPPE CACACE/AFPSalah satu ekspresi dari pelatih tim nasional Italia, Antonio Conte, pada laga persahabatan kontra Rumania di Stadion Renato Dall'Ara, Selasa (17/11/2015) waktu setempat.
EditorJalu Wisnu Wirajati

UDINE, KOMPAS.com - Pelatih tim nasional Italia, Antonio Conte, kecewa dengan hasil imbang melawan Spanyol di Stadion Friuli, Kamis (24/3/2016). Hasil ini membuat Italia tak pernah menang dalam tiga laga uji coba terakhir. 

Pada laga di kandang Udinese itu, Italia sempat unggul lebih dulu melalui gol Lorenzo Insigne pada menit ke-67. Namun, tiga menit berselang, Spanyol bisa menyamakan kedudukan lewat gol Aritz Aduriz. 

Inilah untuk kedua kalinya Italia meraih hasil imbang. Sebelumnya, tim berjulukan Gli Azzurri itu ditahan imbang 2-2 oleh Rumaia pada 17 November lalu. Empat hari sebelumnya, pasukan Conte kalah 1-3 dari Belgia. 

“Hasil imbang melawan Rumania merupakan sebuah ketidakadilan. Kami kemasukan lewat situasi bola mati dan kembali terjadi hari ini, sekalipun berbau offside,” ujar Conte seusai pertandingan. 

“Saya selalu ingin meraih kemenangan. Jadi, hasil ini bagi saya mengecewakan,” ucap pelatih yang dikabarkan akan merapat ke Chelsea seusai Piala Eropa 2016. 

Kendati kecewa, Conte mengaku masih melihat sisi positif dari perjuanan para pemainnya di lapangan. 

“Saya melihat respons positif dari para pemain saat menghadapi tim tangguh seperti Spanyol,” ujar dia. 

“Kini kami hanya butuh untuk tetap rendah hati dan bekerja dengan penuh antusiasme,” tuturnya. 

Conte juga menjanjikan ke rakyat Italia bahwa pada putaran final nanti, akan terbentuk Gli Azzurri yang tangguh. 

“Tim ini terbentuk dari para pemain yang bagus dan bangga berseragam Italia. Kami akan mencoba melakukan hal terbaik,” kata Conte. 

Sejumlah pemain juga mendapatkan pujian dari Conte, seperti Insigne, Antonio Candreva, Graziano Pelle, dan Eder. Menurut dia, ajang uji coba merupakan hal tepat bagi mengetes kemampuan para pemain. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X