Kompas.com - 28/02/2016, 08:15 WIB
Ekspresi pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone (kiri), dan pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, saat tim mereka bertemu pada lanjutan La Liga di Santiago Bernabeu, Sabtu (27/2/2016). CURTO DE LA TORRE/AFPEkspresi pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone (kiri), dan pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, saat tim mereka bertemu pada lanjutan La Liga di Santiago Bernabeu, Sabtu (27/2/2016).
EditorAloysius Gonsaga AE
MADRID, KOMPAS.com - Zinedine Zidane lempar handuk usai Real Madrid kalah 0-1 dari Atletico Madrid pada pekan ke-26 La Liga di Santiago Bernabeu, Sabtu (27/2/2016). Dia mengaku menyerah untuk mengejar gelar La Liga, yang sudah menjauh dari jangkauan.

Antoine Griezmann menjadi penentu kemenangan Atletico pada derbi Madrid ini. Pemain asal Perancis tersebut mengoyak jala Keylor Navas pada menit ke-53, yang membuat Atletico terus menempel Barca sekaligus secara perlahan mengubur asa Madrid dalam perburuan trofi Liga Spanyol.

Kini, Atletico mengumpulkan total 58 angka, unggul empat poin atas Madrid. Sementara itu Barca, yang baru akan bermain pada Minggu (28/2) ketika menjamu Sevilla, kokoh di puncak dengan raihan 63 poin. Azulgrana berpeluang melebarkan jarak jika memenangi pertandingan di Camp Nou.

Kenyataan tersebut membuat Zidane lebih realistis dan mulai menatap musim depan. Pelatih yang menggantikan Rafael Benitez pada awal Januari ini, mengatakan mereka harus melupakan mimpi menjadi juara, meskipun harapan tetap ada lantaran masih ada 12 pertandingan yang tersisa.

"Liga sudah selesai. Kalah di kandang dari Atletico merupakan pukulan yang sangat keras," ujar Zidane, seperti dilaporkan Marca.

"Saya percaya kepada para pemain. Sesuatu akan berubah tahun depan dan akan ada perubahan."

"Kami sudah bermain pada hari Rabu. Saya tidak gila. Ini momen yang sulit tetapi kami harus profesional."

"Real Madrid tidak akan pernah menyerah. Saya harus mencari jalan keluar. Saya tidak mengharapkan ini, yang merupakan kekalahan pertama di kandang."

Ya, Atletico menandai kekalahan pertama Zidane sebagai pelatih sejak menjadi suksesor Benitez. Padahal dalam delapan pertandingan sebelumnya, hasil terburuk yang diraih Los Blancos di bawah kendali pria Perancis ini adalah imbang. Selain itu, Atletico pun yang menghentikan laju tujuh kemenangan Madrid beruntun di Bernabeu.

Baca juga:

Real Madrid Didiskualifikasi dari Copa del Rey
Lima Cerita di Balik Kemenangan Madrid di Olimpico
Ronaldo: Gol ke Gawang AS Roma? Itu karena Kualitas...

Kini, Madrid hanya tinggal berharap meraih trofi Liga Champions, setelah mereka pun sudah tersingkir secara tragis dari pentas Copa del Rey lantaran menggunakan pemain tidak sah pada babak 32 besar. Peraih 10 gelar kompetisi paling bergengsi di Eropa ini berpeluang besar lolos ke perempat final setelah pada leg pertama babak 16 besar, Rabu (17/2), menang 2-0 atas tuan rumah AS Roma.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.