PSM Terobsesi Prestasi Leicester City

Kompas.com - 03/02/2016, 00:06 WIB
Bomber Leicester City, Jamie Vardy (kiri), melakukan selebrasi usai membobol gawang Manchester United pada laga lanjutan Premier League di Stadion Old Trafford, Sabtu (28/11/2015). OLI SCARFF / AFPBomber Leicester City, Jamie Vardy (kiri), melakukan selebrasi usai membobol gawang Manchester United pada laga lanjutan Premier League di Stadion Old Trafford, Sabtu (28/11/2015).
EditorAloysius Gonsaga AE
MAKASSAR, Kompas.com - Manajemen PSM Makassar terinspirasi pencapaian tim kecil di Premier League, Leicester City, yang sedang mengejutkan dunia karena saat ini memimpin klasemen sementara Liga Inggris musim 2015-2016. Leicester kini mengungguli Manchester City dan Arsenal yang berada di bawahnya.

Direktur Utama PT Pagolona Sulawesi Mandiri (PSM), Munafri Arifuddin di Makassar, mengatakan hal itu melihat kondisi sejumlah tim besar yang telah melakukan pergerakan agresif dalam mendatangkan pemain untuk menghadapi Indonesia Super Competition (ISC) 2016.

"Uang bukan jaminan prestasi. Kita lihat Leicester yang sebelumnya tidak dikenal justru sekarang menjadi perbincangan. Saya kira banyak juga tim dengan pemain non-bintang namun bisa bersaing," ujarnya, Selasa (2/2/2016).

Untuk bisa mengembalikan kejayaan PSM seperti pada era perserikatan, kata dia, tidak sepenuhnya harus bergantung dari pemain bintang. Jika pemain lokal bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya juga sudah bisa memberikan kejutan saat kompetisi nanti.

Selain komitmen dan kerja keras pemain untuk bisa membuktikan diri, hal yang juga penting dilakukan agar PSM menjadi tim terbaik adalah dengan dukungan seluruh pihak baik itu dari manajemen, kalangan suporter, masyarakat termasuk wartawan.

Jika seluruh unsur itu bisa saling bersikap positif dan mendukung secara penuh perjuangan tim, lanjut dia, maka peluang untuk mengembalikan kejayaan PSM tentu bisa diwujudkan. Pihaknya juga akan melakukan berbagai perubahan termasuk masalah pola pikir yang lebih positif agar bisa tertularkan ke pemain.

"Kami juga telah berkomitmen membangun sebuah tim yang terbaik. Mungkin bukan tim mahal namun jika ada kesepakatan dengan seluruh pihak dalam mendukung PSM, saya kira itu bisa diwujudkan," ujarnya.

Manajemen juga mengaku menghargai keputusan sejumlah tim dalam mendatangkan para pemain bintang. Artinya, potensi kompetisi di Indonesia masih besar setelah adanya pembekuan PSSI dari FIFA.

Namun khusus PSM, dirinya mengaku tetap akan menggunakan para pemain asing berkualitas, pemain nasional dan lokal yang dinilai punya potensi membawa tim Juku Eja bersaing daam perebutan gelar juara.

"Bukan jaminan tim kaya mampu meraih prestasi. Namun bukan berarti kami tidak akan mendatangkan pemain berkualitas. Kami juga sudah komitmen mendatangkan pemain asing, nasional dan dipadukan dengan pemain lokal berpotensi untuk bisa bersaing di pentas nasional," tambahnya.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata Vinicius Usai Catatkan 100 Penampilan di Real Madrid

Kata Vinicius Usai Catatkan 100 Penampilan di Real Madrid

Liga Spanyol
Eks Inter Milan soal Skandal Barcagate Barcelona: Tak Ada Ampun untuk Bartomeu

Eks Inter Milan soal Skandal Barcagate Barcelona: Tak Ada Ampun untuk Bartomeu

Sports
Resmi, Satria Tama Diperkenalkan sebagai Kiper Baru Persebaya Surabaya

Resmi, Satria Tama Diperkenalkan sebagai Kiper Baru Persebaya Surabaya

Liga Indonesia
Jadi Rekan Setim, Morbidelli Ungkap Jasa Valentino Rossi 8 Tahun Lalu

Jadi Rekan Setim, Morbidelli Ungkap Jasa Valentino Rossi 8 Tahun Lalu

Motogp
Fakta Skandal Barcagate, Aib Besar Eks Presiden Barcelona 'Bunuh' Messi dkk

Fakta Skandal Barcagate, Aib Besar Eks Presiden Barcelona "Bunuh" Messi dkk

Liga Spanyol
Jadwal Liga Inggris Tengah Pekan Ini: Duo Manchester Berlaga, Liverpool Vs Chelsea

Jadwal Liga Inggris Tengah Pekan Ini: Duo Manchester Berlaga, Liverpool Vs Chelsea

Sports
Timnas Beraksi, Hanif Sjahbandi Siap Kerja Keras di Hadapan Shin Tae-yong

Timnas Beraksi, Hanif Sjahbandi Siap Kerja Keras di Hadapan Shin Tae-yong

Liga Indonesia
Eks Striker Man United: MU Datangkan Cavani pada Waktu yang Salah

Eks Striker Man United: MU Datangkan Cavani pada Waktu yang Salah

Sports
Juventus Vs Spezia - Badai Cedera Kencang, Si Nyonya Besar Masih Pincang

Juventus Vs Spezia - Badai Cedera Kencang, Si Nyonya Besar Masih Pincang

Liga Italia
Ajang Balas Budi ke Shin Tae-yong dalam Uji Coba Timnas U22 Indonesia

Ajang Balas Budi ke Shin Tae-yong dalam Uji Coba Timnas U22 Indonesia

Sports
Lawan Timnas Indonesia Arahan Shin Tae-yong, Begini Target Bali United

Lawan Timnas Indonesia Arahan Shin Tae-yong, Begini Target Bali United

Liga Indonesia
Real Madrid Vs Real Sociedad, Catatan Bersejarah Vinicius Selamatkan Wajah Zidane

Real Madrid Vs Real Sociedad, Catatan Bersejarah Vinicius Selamatkan Wajah Zidane

Sports
Juventus Tertinggal 10 Poin dari Inter Milan, Pirlo Tak Cemas karena...

Juventus Tertinggal 10 Poin dari Inter Milan, Pirlo Tak Cemas karena...

Liga Italia
Jadwal Timnas Indonesia, Aksi Skuad Shin Tae-yong Lawan Bali United-Tira Persikabo

Jadwal Timnas Indonesia, Aksi Skuad Shin Tae-yong Lawan Bali United-Tira Persikabo

Liga Indonesia
Bela Persib Lagi, Jupe Sikapi Persaingan dengan Igbonefo-Nick Kuipers

Bela Persib Lagi, Jupe Sikapi Persaingan dengan Igbonefo-Nick Kuipers

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X