Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tolak Jadi Pelatih atau Direksi Klub, Ronaldo Ingin Hidup seperti Raja

Kompas.com - 04/01/2016, 06:01 WIB
Nugyasa Laksamana

Penulis

Sumber Juara.net

MADRID, KOMPAS.com
- Cristiano Ronaldo mengungkapkan rencananya setelah mengakhiri karier sebagai pesepak bola profesional. Ia tidak ingin menjadi pelatih, direktur, atau presiden klub, melainkan ingin hidup seperti seorang raja.

Bomber andalan Real Madrid ini akan genap berusia 31 tahun pada Februari. Bagi pesepak bola, usia tersebut acap dianggap sebagai puncak karier. 

Kebanyakan pemain lain ingin tetap terlibat dalam dunia sepak bola setelah gantung sepatu dengan menjadi pelatih, atau pekerjaan lain yang berkaitan dengan sepak bola.

Namun, Ronaldo tidak memiliki keinginan tersebut. Ia mengutarakan bahwa dunia sepak bola tidak memberinya banyak waktu luang saat akhir pekan.

"Ada kehidupan lain di luar sepak bola. Apabila Anda bertanya kepada saya sekarang apakah saya ingin melatih, jawabannya tidak," tutur kapten tim nasional Portugal itu kepada majalah Papel

"Saya juga tidak ingin menjadi direktur atau presiden klub. Mungkin Anda memiliki pekerjaan, banyak uang, mobil, dan rumah, tetapi itu bukan segalanya," ujar Ronaldo. 

"Contohnya, ada pertandingan tinju di Las Vegas pada akhir pekan dan saya ingin membawa keluarga dan teman-teman untuk menonton. Saat ini, saya takkan bisa karena tidak punya waktu luang. Akan tetapi, setelah pensiun saya ingin hidup seperti seorang raja," kata megabintang Real Madrid ini.

Menurut taksiran Forbes, Ronaldo mendapatkan penghasilan sekitar 70 juta euro per musim. Popularitasnya bisa memberikan sang pemain tambahan ekstra dari berbagai bidang, mulai dari industri fashion hingga media sosial.

Ia dilaporkan mendapat 210 ribu euro (RP 3,1 miliar) per kicauan berbayar di Twitter. (Wisnu Nova)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

De Rossi Minta AS Roma Contoh Atalanta

De Rossi Minta AS Roma Contoh Atalanta

Liga Italia
Masa Depan Ten Hag di MU Tak Pasti, Sir Jim Ratcliffe Kepincut De Zerbi

Masa Depan Ten Hag di MU Tak Pasti, Sir Jim Ratcliffe Kepincut De Zerbi

Liga Inggris
Skuad Milan Vs Roma di Australia: Dipimpin Bonera, Giroud Masih Ada

Skuad Milan Vs Roma di Australia: Dipimpin Bonera, Giroud Masih Ada

Liga Italia
Borobudur Marathon 2024 Usung Tema 'Run On, Mark It!', Target 10.000 Pelari

Borobudur Marathon 2024 Usung Tema "Run On, Mark It!", Target 10.000 Pelari

Olahraga
Singapore Open 2024: Ginting Percaya Diri Pertahankan Gelar, Jaga Mental

Singapore Open 2024: Ginting Percaya Diri Pertahankan Gelar, Jaga Mental

Badminton
Tai Tzu Ying Mundur, Gregoria Hadapi Wakil AS di Singapore Open 2024

Tai Tzu Ying Mundur, Gregoria Hadapi Wakil AS di Singapore Open 2024

Badminton
Pelatih Klub Elkan Baggott Tak Lagi Jadi Pilihan Chelsea

Pelatih Klub Elkan Baggott Tak Lagi Jadi Pilihan Chelsea

Internasional
Skuad Timnas Spanyol untuk Euro 2024: 2 Remaja Barca, Tanpa Asensio

Skuad Timnas Spanyol untuk Euro 2024: 2 Remaja Barca, Tanpa Asensio

Internasional
Kepala Madura United Tetap Tegak Usai Kalah 0-3, Percaya 'Comeback'

Kepala Madura United Tetap Tegak Usai Kalah 0-3, Percaya "Comeback"

Liga Indonesia
Milan Sepakat dengan Fonseca Usai Teka-teki '4-3-3' dari Ibra

Milan Sepakat dengan Fonseca Usai Teka-teki "4-3-3" dari Ibra

Liga Italia
Xavi bak Picu Gempa Bumi di Barcelona, Merasa Tidak Dihargai

Xavi bak Picu Gempa Bumi di Barcelona, Merasa Tidak Dihargai

Liga Spanyol
Improvisasi Bojan Saat Persib Tertekan Madura United lalu Pecah Kebuntuan

Improvisasi Bojan Saat Persib Tertekan Madura United lalu Pecah Kebuntuan

Liga Indonesia
Timnas Putri Indonesia Hadapi Singapura, Mochizuki Soroti Komunikasi

Timnas Putri Indonesia Hadapi Singapura, Mochizuki Soroti Komunikasi

Timnas Indonesia
Erik ten Hag: Saya Tak Ragu Terus Latih Man United, tetapi...

Erik ten Hag: Saya Tak Ragu Terus Latih Man United, tetapi...

Liga Inggris
Penyebab Persib Leluasa Bergerak Saat Kalahkan Madura United

Penyebab Persib Leluasa Bergerak Saat Kalahkan Madura United

Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com