Si Cantik Pelantun "Bali United"

Kompas.com - 28/09/2015, 05:00 WIB
Pelantun tembang Anju Christian / Kompas.comPelantun tembang "Bali United, Eba Ayu Febra.
|
EditorJalu Wisnu Wirajati
GIANYAR, KOMPAS.com - Ada sosok yang dilewatkan penonton layar kaca saat Bali United menghadapi Arema Cronus pada perempat final kedua Piala Presiden 2015 di Stadion Dipta, Gianyar, Minggu (27/9/2015). Dia adalah Eba Ayu Febra.

Eba masuk ke lapangan untuk menghibur suporter tuan rumah saat turun minum atau iklan komersial melintas di stasiun televisi. Sebuah lagu berjudul "Bali United" dinyanyikan gadis berusia 26 tahun ini.

Di telinga suporter Bali United atau yang biasa disebut Semeton, tembang ini tidak asing. Mereka sudah sering mendengarkan rekamannya ketika Bali United melakoni laga kandang. Namun, inilah kali pertama Eba menyanyikan lagu ini secara langsung di stadion.

Anju Christian / Kompas.com Eba Ayu Febra melantunkan tembang "Bali United" saat turun minum pertandingan antara Bali United dan Arema Cronus pada perempat final kedua Piala Presiden 2015 di Stadion Dipta, Gianyar, Minggu (27/9/2015).

Bukan tanpa alasan lagu "Bali United" diciptakan. Eba mengaku terdorong saat menyaksikan laga pembuka Piala Presiden 2015 antara Bali United dan Persija Jakarta di stadion yang sama, 30 Agustus 2015.

Pada kesempatan pertamanya menyaksikan Bayu Gatra dkk, Eba mengaku kagum terhadap suporter tuan rumah. Sejak saat itu pula, dia mengklaim diri sebagai seorang Semeton.

"Saya berpikir penonton konser tak segila penonton bola. Oleh karena itu, saya ingin memberikan sesuatu kepada rekan-rekan suporter," katanya.

Berkat bantuan Budi Rahman selau pencipta dan Agus Bim sebagai penyusun nada, lagu "Bali United" rampung. Waktunya kurang lebih satu pekan setelah laga kontra Persija.

Tak cuma itu, video klip "Bali United" juga sudah dibuat. Di dalamnya, Eba tampak melompat-lompat kegirangan menonton Bali United lewat tribun penonton. Eba juga menunjukkan reaksi serupa di belakang bangku cadangan ketika Bayu Gatra mencetak gol pembuka ke gawang Arema.

Lagu ini juga telah diapresiasi oleh manajemen, termasuk CEO Yabes Tanuri, yang sempat beberapa kali bertemu Eba. Namun, Eba tak mau muluk-muluk untuk menjadikan tembangnya sebagai salah satu lagu resmi Bali United.

"Terpenting, teman-teman suporter bisa cepat menghafal lagu ini dulu," lanjut gadis asal Denpasar ini.

Lebih penting, Semeton sudah punya "satu bahasa" untuk mendukung tim kesayangannya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X