Status Boaz di Piala Presiden Dipermasalahkan

Kompas.com - 03/09/2015, 15:44 WIB
Pemain Indonesia Boaz Solossa meluapkan kegembiraan setelah berhasil mencetak gol ke gawang China pada babak kualifikasi Piala Asia 2015 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (15/10). Pertandingan berakhir imbang dengan skor 1-1. KOMPAS/YUNIADHI AGUNGPemain Indonesia Boaz Solossa meluapkan kegembiraan setelah berhasil mencetak gol ke gawang China pada babak kualifikasi Piala Asia 2015 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (15/10). Pertandingan berakhir imbang dengan skor 1-1.
|
EditorAry Wibowo

MAKASSAR, KOMPAS.com — PSM Makassar dan Persegres Gresik United memprotes keputusan Mahaka Sports and Entertainment selaku promotor Piala Presiden 2015 yang mengizinkan Boaz Solossa memperkuat Pusamania Borneo FC (PBFC).

"Mereka (Mahaka) yang buat peraturan kenapa mereka yang melanggar. Kita tentu menyesalkan soal keputusan yang berubah-ubah. Kita minta komitmen awal seharusnya tetap dijalankan," kata Direktur PSM Sumirlan, seperti dikutip dari Antara, Kamis (3/9/2015).

Pada saat technical manager (TM) keempat tim peserta pada 30 Agustus 2015, PBFC dikabarkan mendaftarkan 27 pemain. Di dalam daftar tersebut, tidak ada nama Boaz.

Hasil rapat manajer di Makassar tersebut dinilai sudah final. Oleh karena itu, Sumirlan merasa perlu mempertanyakan keputusan Mahaka yang memperbolehkan Boaz bermain bersama PBFC.

"Jika demikian, kami bisa juga tambah dua atau tiga pemain untuk memperkuat tim. Kalau tim yang lain bisa, mengapa kami tidak?" tuturnya.

Kekecewaan juga disampaikan Manajer Persegres Bagoes Cahyo Yuwono. Menurut dia, pihak operator Mahaka Sports tidak berkomitmen terhadap aturan yang sudah dibuat jika Boaz diizinkan bermain.

"Kami pada awalnya ikut turnamen ini dengan harapan turnamen ini menjadi awal dari kompetisi sepak bola yang jauh lebih baik, kemudian juga ada kegiatan pemain di sela-sela terhentinya kompetisi," ujarnya.

Bagoes mengaku setuju jika setiap tim perlu merekrut pemain agar menguatkan skuadnya. Akan tetapi, menurut dia, perekrutan pemain itu harus sesuai dengan regulasi yang sudah ditetapkan sejak awal.

"Aturan tentu harus ditegakkan. Bukannya kami takut jika tim lain punya materi pemain bagus, tetapi yang kami tuntut ini aturan atau regulasi harus ditegakkanlah," katanya.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Link Live Streaming Salzburg Vs Liverpool, Kickoff 00.55 WIB

Link Live Streaming Salzburg Vs Liverpool, Kickoff 00.55 WIB

Liga Champions
Chelsea Vs Lille, Akan Menjadi Pertandingan Tingkat Tinggi

Chelsea Vs Lille, Akan Menjadi Pertandingan Tingkat Tinggi

Liga Champions
Kalah 0-3 dari Vietnam, Hasil Terburuk Indonesia dalam Final SEA Games

Kalah 0-3 dari Vietnam, Hasil Terburuk Indonesia dalam Final SEA Games

Liga Indonesia
Inter Milan Vs Barcelona, Prediksi Susunan Pemain Kedua Tim

Inter Milan Vs Barcelona, Prediksi Susunan Pemain Kedua Tim

Liga Champions
Indonesia Puasa Lagi, Vietnam Kawinkan Emas SEA Games 2019

Indonesia Puasa Lagi, Vietnam Kawinkan Emas SEA Games 2019

Liga Indonesia
SEA Games 2019, E-sports AOV Indonesia Bawa Pulang Medali Perak

SEA Games 2019, E-sports AOV Indonesia Bawa Pulang Medali Perak

Olahraga
Ini Target Indonesia di Kejuaraan Badminton Asia

Ini Target Indonesia di Kejuaraan Badminton Asia

Olahraga
Red Bull Salzburg Vs Liverpool, Rencana Juergen Klopp untuk Hentikan Haaland

Red Bull Salzburg Vs Liverpool, Rencana Juergen Klopp untuk Hentikan Haaland

Liga Champions
Timnas U23 Indonesia Vs Vietnam, Garuda Muda Kalah 0-3 dan Harus Puas Raih Perak

Timnas U23 Indonesia Vs Vietnam, Garuda Muda Kalah 0-3 dan Harus Puas Raih Perak

Liga Indonesia
Ini Tim Debutan di Liga Champions Asia Musim 2020

Ini Tim Debutan di Liga Champions Asia Musim 2020

Internasional
Timnas U23 Indonesia Vs Vietnam, Pelatih Park Hang-seo Diusir Wasit

Timnas U23 Indonesia Vs Vietnam, Pelatih Park Hang-seo Diusir Wasit

Liga Indonesia
Timnas U23 Indonesia Vs Vietnam, Gawang Nadeo Kebobolan Kali Ketiga

Timnas U23 Indonesia Vs Vietnam, Gawang Nadeo Kebobolan Kali Ketiga

Liga Indonesia
Timnas U23 Indonesia Vs Vietnam, Garuda Muda Tertinggal 0-2

Timnas U23 Indonesia Vs Vietnam, Garuda Muda Tertinggal 0-2

Liga Indonesia
Gagal Raih Emas di SEA Games 2019, Ruselli Hartawan Minta Maaf

Gagal Raih Emas di SEA Games 2019, Ruselli Hartawan Minta Maaf

Olahraga
Timnas U23 Indonesia Vs Vietnam, Garuda Muda Tertinggal 0-1 pada Babak Pertama

Timnas U23 Indonesia Vs Vietnam, Garuda Muda Tertinggal 0-1 pada Babak Pertama

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X