Kompas.com - 27/06/2015, 21:15 WIB
Gonzalo Jara (kiri) ketika mencolek pantat Edinson Cavani. 101GREATGOALSGonzalo Jara (kiri) ketika mencolek pantat Edinson Cavani.
EditorAloysius Gonsaga AE
SANTIAGO, Kompas.com - Asosiasi Sepak Bola Uruguay (AUF) akan mengajukan keluhan formal terhadap bek Cile Gonzalo Jara karena memprovokasi penyerang Edinson Cavani dengan mencolek bokong sang pemain, ketika tuan rumah menang 1-0 pada perempat final Copa America, Rabu (24/6/2015). Keluhan terhadap konfederasi sepak bola Amerika Selatan berarti komite disiplin CONMEBOL akan meninjau insiden itu.

AUF dalam pernyataannya yang dirilis Jumat (26/6) mengatakan: "Komite eksekutif AUF memutuskan untuk membuka pembelaan terhadap pemain Edinson Cavani. Hal ini diumumkan kepada badan-badan disiplin CONMEBOL perihal pemain Gonzalo Jara".

Insiden antara Jara dan Cavani terjadi pada menit ke-60, ketika skor masih imbang 0-0. Dalam sebuah momen, Jara memukul pelan badan Cavani dan ketika striker Paris Saint-Germain ini tidak merespon, bek Mainz 05 tersebut mencolek bokong Cavani. Penyerang timnas Uruguay ini pun bereaksi dengan sedikit mendorong Jara dan pemain Cile itu terjatuh seperti mendapat pukulan.

Akibatnya, wasit mengganjar Cavani kartu kuning kedua, yang berarti mantan striker Napoli itu meninggalkan lapangan pertandingan. Ketika Uruguay kehilangan satu pemain, Cile baru bisa mencetak gol kemenangan saat pertandingan tinggal menyisakan delapan menit.

Sekretaris eksekutif AUF Alejandro Balbi mengatakan kepada Reuters bahwa keluhan mereka akan didukung oleh "gambar-gambar foto dan rekaman video yang kita semua tahu tentang hal itu dan memberi bukti (mengenai provokasi Jara)."

Balbi juga berkata bahwa pada Senin (29/6) Uruguay akan menghadirkan kasus mereka terhadap kartu merah yang diberikan kepada Cavani dan Jorge Fucile. Mereka juga akan memasukkan fakta bahwa wasit mencantumkan di laporan pertandingannya bahwa pelatih Oscar Tabarez melecehkannya, dakwaan yang dibantah oleh sang pelatih Uruguay.

Bek Fucile mendapat kartu merah menjelang akhir pertandingan. Padahal, Fucile melakukan tekel bersih terhadap Alexis Sanchez.

Setelah Fucile terusir, pertandingan sempat dihentikan beberapa menit ketika para pemain Uruguay mengerumuni wasit, dan para ofisial dan pemain dari kedua tim bertikai di lapangan. Tabarez bergabung dalam protes itu tetapi belakangan membantah dirinya telah melecehkan wasit asal Brasil Sandro Ricci.

Pemain Uruguay Adrian Leiza, satu dari lima anggota komite disiplin CONMEBOL, mengatakan ia dan lima anggota Cile akan membiarkan keputusan mengenai keluhan itu kepada anggota lainnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.