Prediksi Liga Inggris: Tanpa Kualitas di Depan

Kompas.com - 16/05/2015, 09:01 WIB
Penyerang Liverpool, Mario Balotelli, beradu argumen dengan Daniel Sturridge (kiri) dan Jordan Henderson (kanan), sebelum mengeksekusi tendangan penalti pada leg pertama babak 32 besar melawan Besiktas, Kamis atau Jumat (20/2/2015) dini hari WIB. AFP/OLI SCARFFPenyerang Liverpool, Mario Balotelli, beradu argumen dengan Daniel Sturridge (kiri) dan Jordan Henderson (kanan), sebelum mengeksekusi tendangan penalti pada leg pertama babak 32 besar melawan Besiktas, Kamis atau Jumat (20/2/2015) dini hari WIB.
EditorJalu Wisnu Wirajati


Oleh:
Gita Suwondo

Gita Suwondo adalah beIN SPORTS Football Expert. Analisis Gita Suwondo untuk laga berikutnya pekan ini bisa disaksikan di beIN SPORTS 1

BEIN SPORT Gita Suwondo           

Apa yang salah dengan Liverpool musim ini?  Benarkah Brendan Rodgers manejer tanpa kualitas seperti tuduhan para Liverpudlian yang frustrasi karena pada musim ketiga kepelatihannya belum bisa memberikan gelar bagi The Reds, seperti pendahulunya?

Terlalu cepat untuk berasumsi bahwa Rodgers adalah manajer tanpa kualitas.  Bahkan saya berani mengatakan bahwa dia adalah manusia dengan visi sepak bola luar biasa.  Lihat saja caranya menerapkan possession football di Swansea City pada masa kepelatihannya serta musim lalu saat nyaris membawa Liverpool jadi juara Premier League untuk pertama kalinya.  Tapi sehebat apa pun seorang manajer, perlu para penggawa yang mumpuni untuk bisa mewujudkan kualitas taktiknya menjadi sebuah hasil yang konsisten sepanjang musim.

Complacency atau ketidakkonsistenan terutama di lini depan menjadi kendala utama Liverpool hampir sepanjang musim.  Pujian harus diberikan pada Rodgers sebenarnya, usai kekalahan dari Manchester United di Old Trafford tiga gol tanpa balas pertengahan Desember tahun lalu.  Formasi 4-2-3-1 diubah menjadi 3-4-2-1 yang benar benar membuahkan hasil.  Pola tiga bek sejajar, diisi oleh Emre Can, Martin Skrtel, dan Mamadou Sakho, kokoh menjaga ruang di depan penjaga gawang Simon Mignolet. Liverpool pun bisa membukukan hasil 10 kemenangan dan tiga kali imbang, sampai akhirnya kembali dipecundangi MU di Anfield.

Kendala utama bukan pada pertahanan, lebih pada tidak adanya pengganti memadai bagi Luis Suarez yang hengkang ke Barcelona.  Daniel Sturridge pun lebih sering beristirahat lantaran cedera. Rodgers juga dikritik lantaran gagal memanfaatkan uang penjualan Suarez untuk mendapatkan striker berkualitas.

Membeli Rickie Lambert yang sukses bersama Southampton tidak membuahkan hasil.  Membeli Mario Bolatelli yang lebih lebih memperlihatkan keartisannya ketimbang bertindak sebagai striker jelas salah dan tidak bijaksana. 

Kemandulan lini depan Liverpool ini bahkan oleh segelintir orang dijadikan lelucon. Sebab, jumlah gol mereka lebih sedikit dibandingkan produktivitas lini belakang Chelsea.

Kenyataan itu harus ditelan oleh Rodgers.  Bukan lini belakang Liverpool yang berantakan, tapi ketidakmampuan barisan depan menuntaskan peluang yang menjadi kendala. Catatan 50 gol dari 36 laga di Premier League menggambarkan secara gamblang kelemahan itu. Solusi gol datang dari Raheem Sterling, Jordan Henderson, Philippe Coutinho, bahkan Steven Gerrard.                   

Wacana pembelian striker baru mengemuka. Namun, bagaimana mereka mau bergabung jika Liverpool hanya bermain di liga domestik? Karena itu, The Reds butuh memastikan tambahan satu poin pada pekan ke-37 melawan Crystal Palace untuk memastikan takkan tersalip oleh Southampton di posisi 6 besar sekaligus merebut tiket ke Liga Europa. 

Bukan perkara sulit merebut poin dari Palace yang selalu kalah dalam empat laga terakhir. Posisi yang sudah aman dari degradasi setidaknya memengaruhi kengototan Mile Jedinak dkk. Namun, bukan berarti The Eagles tak bisa menciptakan kekecewaan bagi publik Anfield.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemain Incaran Barcelona Lebih Ingin Fokus bersama RB Leipzig

Pemain Incaran Barcelona Lebih Ingin Fokus bersama RB Leipzig

Bundesliga
FC Koeln Vs Bayern Muenchen, Dwigol Gnabry Bawa Die Roten Menang 4-1

FC Koeln Vs Bayern Muenchen, Dwigol Gnabry Bawa Die Roten Menang 4-1

Bundesliga
Erling Braut Haaland Sabet Dua Penghargaan di Bundesliga

Erling Braut Haaland Sabet Dua Penghargaan di Bundesliga

Bundesliga
Dortmund Vs Eintracht Frankfurt, Hummels Puji Pertahanan Kokoh Die Borussen

Dortmund Vs Eintracht Frankfurt, Hummels Puji Pertahanan Kokoh Die Borussen

Bundesliga
7 Fakta Menarik dari Laga Bundesliga, Dortmund Vs Eintracht Frankfurt

7 Fakta Menarik dari Laga Bundesliga, Dortmund Vs Eintracht Frankfurt

Bundesliga
Haaland Geram Dicap Pemain Serakah karena Tolak Man United dan Pilih Dortmund

Haaland Geram Dicap Pemain Serakah karena Tolak Man United dan Pilih Dortmund

Bundesliga
Dortmund Vs Eintracht Frankfurt, Lukasz Piszczek Pencetak Gol Tertua Kedua di Bundesliga

Dortmund Vs Eintracht Frankfurt, Lukasz Piszczek Pencetak Gol Tertua Kedua di Bundesliga

Bundesliga
Dortmund Vs Eintracht Frankfurt, Erling Haaland Kembali Cetak Gol

Dortmund Vs Eintracht Frankfurt, Erling Haaland Kembali Cetak Gol

Bundesliga
Jadwal Liga Jerman Pekan Ini, Persaingan Klub Papan Atas Bundesliga

Jadwal Liga Jerman Pekan Ini, Persaingan Klub Papan Atas Bundesliga

Bundesliga
Bayern Muenchen Vs Leipzig, Nagelsmann Sebut Timnya Seharusnya Bisa Menang

Bayern Muenchen Vs Leipzig, Nagelsmann Sebut Timnya Seharusnya Bisa Menang

Bundesliga
Bayern Muenchen Vs Leipzig, Die Roten Puas Meski Bermain Imbang

Bayern Muenchen Vs Leipzig, Die Roten Puas Meski Bermain Imbang

Bundesliga
Highlight Bayern Muenchen Vs RB Leipzig, Tak Ada Pemenang di Allianz Arena

Highlight Bayern Muenchen Vs RB Leipzig, Tak Ada Pemenang di Allianz Arena

Bundesliga
Ketika Keluarga Menjadi Pendukung Setia Para Pesepak Bola Bundesliga

Ketika Keluarga Menjadi Pendukung Setia Para Pesepak Bola Bundesliga

Bundesliga
Ditahan Leipzig, Bayern Muenchen Tetap Pimpin Klasemen Liga Jerman

Ditahan Leipzig, Bayern Muenchen Tetap Pimpin Klasemen Liga Jerman

Bundesliga
Hasil Bayern Muenchen Vs Leipzig - Berjalan Sengit, Laga Berakhir Tanpa Gol

Hasil Bayern Muenchen Vs Leipzig - Berjalan Sengit, Laga Berakhir Tanpa Gol

Bundesliga
komentar di artikel lainnya
Close Ads X