Kompas.com - 04/02/2015, 21:22 WIB
Striker Juventus, Carlos Tevez, menggunakan dot saat merayakan gol ke gawang AC Milan pada laga Serie-A di Stadion San Siro, Milan, Sabtu (20/9/2014). AFP PHOTO / OLIVIER MORINStriker Juventus, Carlos Tevez, menggunakan dot saat merayakan gol ke gawang AC Milan pada laga Serie-A di Stadion San Siro, Milan, Sabtu (20/9/2014).
EditorAloysius Gonsaga AE
KOMPAS.com - Striker Juventus, Carlos Tevez, merasa yakin hampir tak mungkin pemain Serie-A meraih gelar Ballon d'Or untuk saat ini. Pasalnya, di Italia jarang terjadi banyak gol seperti di kompetisi negara lain di benua Eropa.

Striker asal Argentina tersebut saat ini berada di posisi teratas daftar top scorer Serie-A dengan koleksi 13 gol dari 20 penampilannya bersama Bianconeri. Dia hanya unggul satu gol atas pemain AC Milan, Jeremy Menez dan kompatriotnya yang bermain untuk Napoli, Gonzalo Higuain.

"Memenangi Ballon d'Or sulit, terutama untuk sepak bola Italia berbeda," ujar Tevez kepada JTV tentang peluang dirinya mendapatkan penghargaan individu paling prestisius itu.

"Tak terjadi banyak gol di Serie-A seperti di tempat lain."

Juventus sedang berada di jalur untuk meraih scudetto keempat secara berturut-turut. Mereka unggul tujuh poin atas AS Roma yang berada di peringkat kedua, dan Tevez berharap bisa membuat sejarah bersama raksasa Turin itu.

"Menjadi juara empat kali beruntun bukan prestasi yang mudah, terutama di liga yang penuh taktik dan fisik," ujar mantan pemain Manchester United dan Manchester City itu.

"Jika kami mampu mengamankan gelar kami yang keempat di Serie-A, kami akan membuat lebih banyak sejarah."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tevez sempat mengecapi kerasnya kompetisi Premier League bersama West Ham United, MU dan City, sebelum bergabung dengan Juventus pada 2013. Dia pun membandingkan kompetisi antara kedua negara tersebut.

"Aku pikir Premier League adalah liga terbaik untuk tampil. Tetapi di sini, di Italia, anda lebih banyak berlari dan semuanya tergantung taktik."Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Pemain Alumni Piala AFF 2010 yang Masih Eksis di Liga 1 Musim Ini

5 Pemain Alumni Piala AFF 2010 yang Masih Eksis di Liga 1 Musim Ini

Liga Indonesia
Everton Vs Arsenal - Akhiri Masa Seret Gol, Aubameyang?

Everton Vs Arsenal - Akhiri Masa Seret Gol, Aubameyang?

Liga Inggris
Gerakan Mencium Lutut dengan Kaki Selonjor untuk Melatih Kelenturan

Gerakan Mencium Lutut dengan Kaki Selonjor untuk Melatih Kelenturan

Sports
Jadwal Liga 1 - PSM Makassar Vs Persija Jakarta, Persib Vs Persebaya

Jadwal Liga 1 - PSM Makassar Vs Persija Jakarta, Persib Vs Persebaya

Liga Indonesia
Daftar 16 Wakil Indonesia di Kejuaraan Dunia 2021, Marcus/Kevin Hadir

Daftar 16 Wakil Indonesia di Kejuaraan Dunia 2021, Marcus/Kevin Hadir

Badminton
Persib Stabil di Tiga Besar, Robert Alberts Bicara Kans Juara Liga 1

Persib Stabil di Tiga Besar, Robert Alberts Bicara Kans Juara Liga 1

Liga Indonesia
Hasil Sidang Komdis PSSI, Jandia Eka Putra Dihukum karena Salah Kostum

Hasil Sidang Komdis PSSI, Jandia Eka Putra Dihukum karena Salah Kostum

Liga Indonesia
Piala AFF 2020, Laga Singapura Vs Myanmar Catatkan Jumlah Penonton Terbanyak

Piala AFF 2020, Laga Singapura Vs Myanmar Catatkan Jumlah Penonton Terbanyak

Sports
Syarat Barca dan Milan Lolos ke 16 Besar Liga Champions, Menang atau Terbuang

Syarat Barca dan Milan Lolos ke 16 Besar Liga Champions, Menang atau Terbuang

Liga Champions
Ada Berapa Cabang Olahraga dalam Atletik?

Ada Berapa Cabang Olahraga dalam Atletik?

Sports
Bukan Liga 1, PT LIB Pastikan Uji Coba Penonton Mulai Digelar di Liga 2

Bukan Liga 1, PT LIB Pastikan Uji Coba Penonton Mulai Digelar di Liga 2

Liga Indonesia
Permutasi Grup E Liga Champions, Tugas Barcelona Sangat Berat

Permutasi Grup E Liga Champions, Tugas Barcelona Sangat Berat

Liga Champions
Cabang Olahraga Atletik Kategori Lempar

Cabang Olahraga Atletik Kategori Lempar

Sports
5 Fakta Jelang Matchday 6 Liga Champions, Barcelona Gagal ke 16 Besar?

5 Fakta Jelang Matchday 6 Liga Champions, Barcelona Gagal ke 16 Besar?

Liga Champions
Piala AFF 2020: Timnas Indonesia Incar Start Apik untuk Hapus Tren Buruk

Piala AFF 2020: Timnas Indonesia Incar Start Apik untuk Hapus Tren Buruk

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.