Kompas.com - 05/11/2014, 20:02 WIB
|
EditorJosephus Primus

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, Hinca Pandjaitan, mengungkapkan, dirinya telah dihubungi oleh FIFA dan AFC terkait kasus sepak bola "gajah" pada pertandingan babak delapan besar Divisi Utama antara PSS Sleman melawan PSIS Sleman, Minggu (26/10/2014).

"Saya dihubungi FIFA dan AFC. Mereka bertanya soal sepak bola gajah. Mereka intinya ingin Komdis segera menyelesaikan kasus PSS melawan PSIS," kata Hinca, Rabu (5/11/2014).

Hinca kemudian mengabarkan kepada FIFA dan AFC bahwa PSS dan PSIS telah didiskualifikasi dari Divisi Utama. "Mereka menerima keputusan itu tetapi mereka tetap ingin PSSI bertanggung jawab atas kejadian tersebut," tutur Hinca.

Hinca telah memanggil 13 pemain PSS dalam sidang yang digelar hari ini. Ia menanyakan soal gol bunuh diri untuk mencari dalang dari sepak bola "gajah". "Semua yang kami tanyakan soal gol bunuh diri. Siapa yang melakukan dan siapa yang menyuruh," tutur Hinca.

Rencananya, Komdis akan mengumumkan sanski terkait kasus sepak bola "gajah", Kamis (6/11/2014).

Kasus sepak bola "gajah" terjadi karena kedua tim sengaja mengalah tak ingin menjadi juara grup. Ada dugaan, cara itu untuk menghindari Borneo FC. Alhasil, pertandingan diwarnai kejadian lima gol bunuh diri dari kedua tim. Skor berakhir 3-2 untuk kemenangan PSS. Sepak bola "gajah"  ini kemudian ramai diberitakan media-media internasional.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.