Kompas.com - 25/08/2014, 07:03 WIB
Jelang Timnas U-19 saat akan melawan Arema Cronus U-21 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.Senin (7/7/2014). KOMPAS.com/Yatimul AinunJelang Timnas U-19 saat akan melawan Arema Cronus U-21 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.Senin (7/7/2014).
|
EditorTjatur Wiharyo
JAKARTA, KOMPAS.com — Lebih kurang sebulan lagi, Tim Nasional akan berlaga di Piala Asia U-19 yang digelar di Myanmar. Garuda Jaya akan bersaing dengan Uzbekistan, Australia, dan Uni Emirat Arab di Grup B.

Sebagai persiapan mengikuti ajang itu, Evan Dimas dan kawan-kawan mengikuti tur Nusantara I, tur Nusantara II, tur Timur Tengah, dan Turnamen Hassanal Bolkiah Trophy (HBT) 2014. Total, tim besutan Indra Sjafri tersebut melakoni 37 laga persahabatan.

Namun, baru-baru ini, performa Timnas U-19 mendapatkan sorotan menyusul hasil tak memuaskan di HBT. Mereka tersingkir dari babak penyisihan grup setelah menelan tiga kekalahan, sekali imbang, dan sekali kemenangan. Selain itu, Badan Tim Nasional (BTN) tiba-tiba membentuk Timnas U-19 B.

Tim ini dibentuk untuk mengikuti ajang turnamen AFF U-19 Preparatory 2014 yang bakal berlangsung di Vietnam pada 5 hingga 15 September 2014. Sementara tim besutan Indra Sjafri memiliki program lain, yakni tur ke Eropa.

Kepada wartawan Kompas.com, Ferril Dennys Sitorus, Indra Sjafri berpendapat soal kondisi terkini timnya dan program timnya pada pemusatan latihan di Yogyakarta.

Berikut petikan wawancaranya:

Belum lama ini, Badan Tim Nasional (BTN) membentuk Timnas U-19 B. Apakah pemain-pemain yang ada di tim tersebut berpeluang mengikuti Piala Asia U-19?

Pemain-pemain di situ sudah pernah kami seleksi. Kalau mereka berkembang, sesuai regulasi dan standar kami, tidak tertutup kemungkinan.

Timnas U-19 akan menggelar pemusatan latihan terakhir di Yogyakarta pada 24-26 Oktober 2014. Bisa dijelaskan program Anda di pelatnas terakhir ini?

Besok kami rapat. Setelah kumpul di Yogyakarta, kami akan berdiskusi soal program selanjutnya. Kami kemudian akan menyampaikannya ke BTN.

Adakah perhatian khusus dalam pelatnas terakhir? Contohnya, soal penyelesaian akhir tim Anda.  

Perhatian khusus ya untuk semua lini. Ini kan pemain usia muda. Jangan diharapkan semuanya hebat. Mereka masih dalam tahap belajar.

Bagaimana pandangan Anda soal usulan modifikasi permainan U-19?

Tanpa diusulkan, kami lakukan kok. Kami coba main dari sayap, tengah. Namun, untuk diketahui, belajar sepak bola tidak bisa satu atau dua hari.

Apakah Anda sudah menerima informasi mengenai kekuatan lawan yang akan dihadapi di Piala Asia?

Dari dulu sudah kami minta. Sampai sekarang belum ada. Yang harus dibahas sekarang adalah itu. Pelatih-pelatih hebat di Indonesia duduk bersama menganalisis kekuatan lawan.

Baiklah, Coach, terima kasih atas kesempatan wawancaranya.

Sama-sama.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.