Kompas.com - 18/07/2014, 16:41 WIB
Gelandang Real Madrid, Xabi Alonso (kanan), berebut bola dengan bek Borussia Dortmund, Neven Subotic, pada pertandingan leg pertama semifinal Liga Champions, di Signal Iduna Park, Rabu (24/4/2013). AFPGelandang Real Madrid, Xabi Alonso (kanan), berebut bola dengan bek Borussia Dortmund, Neven Subotic, pada pertandingan leg pertama semifinal Liga Champions, di Signal Iduna Park, Rabu (24/4/2013).
EditorAloysius Gonsaga AE
KOMPAS.com - Badan tertinggi sepak bola Eropa, UEFA, mengubah peraturan mengenai kartu kuning untuk Liga Champions dan Liga Europa. Perubahan tersebut akan membuat para pemain yang sudah terkena hukuman memiliki peluang yang jauh lebih besar bisa bermain di final.

Gelandang Real Madrid, Xabi Alonso, merupakan korban terakhir dari ketatnya aturan kartu kuning. Pada final Liga Champions musim lalu di Lisabon, dia tak bisa membela Real Madrid setelah menerima kartu kuning ketiga dalam laga semifinal melawan Bayern Muenchen.

Pemain internasional Spanyol itu bergabung dengan sejumlah pemain top lainnya yang juga pernah tak bisa bermain di final karena mendapat kartu kuning di semifinal, yakni Roy Keane dan Paul Scholes. Dua nama terakhir ini hanya bisa menyaksikan aksi heroik rekan-rekannya di final Liga Champions 1999 ketika mereka secara dramatis menang 2-1 atas Bayern.

Situasi itu pun dihadapi pemain Chelsea, Branislav Ivanovic, Ramires dan Raul Meireles serta pemain Bayern, David Alaba, Holger Badstuber dan Luis Gustavo yang absen di final Liga Champions 2012. Mereka tak bisa bermain karena menerima kartu kuning di laga sebelumnya.

Nah, hal seperti ini kemungkinan kecil terulang lagi. Pasalnya, UEFA mengatakan bahwa semua kartu kuning akan dihapus setelah babak perempat final.

"Menyusul rekomendasi Komite Kompetisi Klub UEFA - supaya mengimplementasikannya ke dalam kompetisi klub UEFA aturan yang sudah berlaku di Kejuaraan Sepak Bola Eropa - maka Emergency Panel memutuskan bahwa pada musim ini, semua kartu kuning dari babak penyisihan grup akan dihapus ketika selesai perempat final," demikian bunyi pernyataan.

"Karena itu, semua kartu tidak berlaku untuk semifinal."Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Goal
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelatih Persib Dukung Kiprah Bayu Fiqri bersama Timnas Indonesia

Pelatih Persib Dukung Kiprah Bayu Fiqri bersama Timnas Indonesia

Liga Indonesia
Penjelasan PSSI Usai Ganti Dua Asisten Pelatih Timnas: Ini Permintaan Shin Tae-yong..

Penjelasan PSSI Usai Ganti Dua Asisten Pelatih Timnas: Ini Permintaan Shin Tae-yong..

Liga Indonesia
Langkah-langkah Menyusun Pola Penyerangan dalam Bola Voli

Langkah-langkah Menyusun Pola Penyerangan dalam Bola Voli

Sports
PB PASI dan Mitra Persiapkan Keikutsertaan pada Agenda Lari 2022

PB PASI dan Mitra Persiapkan Keikutsertaan pada Agenda Lari 2022

Sports
Panggil Elkan Baggott, Shin Tae-yong Jilat Ludah Sendiri?

Panggil Elkan Baggott, Shin Tae-yong Jilat Ludah Sendiri?

Liga Indonesia
Pelatih Sabah FC Bantah Tahan Saddil Ramdani ke Eropa

Pelatih Sabah FC Bantah Tahan Saddil Ramdani ke Eropa

Liga Indonesia
Taisei Marukawa, Bersinar dan Tuntaskan Janjinya di Persebaya

Taisei Marukawa, Bersinar dan Tuntaskan Janjinya di Persebaya

Sports
5 Wajah Baru di Timnas Indonesia Besutan Shin Tae-yong, dari Marselino hingga Ronaldo

5 Wajah Baru di Timnas Indonesia Besutan Shin Tae-yong, dari Marselino hingga Ronaldo

Liga Indonesia
Kirim Paling Banyak Pemain di Timnas Indonesia, Persebaya Minta Penundaan Jadwal Liga 1

Kirim Paling Banyak Pemain di Timnas Indonesia, Persebaya Minta Penundaan Jadwal Liga 1

Liga Indonesia
Proses Timnas Indonesia Juara ibarat Perjalanan dari Jakarta ke Bogor

Proses Timnas Indonesia Juara ibarat Perjalanan dari Jakarta ke Bogor

Liga Indonesia
Daftar Pelatih Liga 1 yang Dipecat, Terbaru Juru Taktik Persija

Daftar Pelatih Liga 1 yang Dipecat, Terbaru Juru Taktik Persija

Sports
FIFA Matchday, Timnas Indonesia Kembali 'Dijajah' Persebaya

FIFA Matchday, Timnas Indonesia Kembali "Dijajah" Persebaya

Liga Indonesia
Pelatih Persib Bongkar Penyebab David da Silva Belum Bisa Cetak Gol

Pelatih Persib Bongkar Penyebab David da Silva Belum Bisa Cetak Gol

Liga Indonesia
Mumpung Banderol Lebih Murah, Nyok Beli Tiket Piala Dunia!

Mumpung Banderol Lebih Murah, Nyok Beli Tiket Piala Dunia!

Internasional
Sempat Berselisih, Rangnick dan Martial Kini Sudah Baikan

Sempat Berselisih, Rangnick dan Martial Kini Sudah Baikan

Liga Inggris
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.