Kompas.com - 24/06/2014, 00:52 WIB
EditorAloysius Gonsaga AE
CURITIBA, KOMPAS.com — Spanyol mengakhiri petualangannya dalam Piala Dunia 2014 dengan kemenangan 3-0 atas Australia, pada laga pamungkas penyisihan Grup B, di Arena da Baixada, Curitiba, Senin (23/6/2014). Hasil ini menjadi hiburan bagi El Matador yang sudah pasti tersingkir karena mereka bisa pulang dengan membawa poin dan berada di peringkat ketiga.

Ya, Spanyol gagal melanjutkan langkahnya untuk mempertahankan gelar setelah dilumat Belanda 1-5 pada laga perdana, dan kalah 0-2 dari Cile pada pertandingan kedua. Kekalahan tersebut memastikan Spanyol tersingkir sehingga laga melawan Australia ini hanya menjadi pertaruhan harga diri La Furia Roja yang datang dengan status juara bertahan dan juara Eropa 2008 dan 2012.

Pelatih Vicente del Bosque melakukan sejumlah perubahan pada line-up La Furia Roja. Selain tampilnya Pepe Reina menggantikan Iker Casillas di bawah mistar gawang, serta absennya Xavi Hernandez, Del Bosque pun memakai formasi dua penyerang dengan memasang Fernando Torres dan David Villa. Meski demikian, Spanyol, yang dalam laga ini meninggalkan gaya bermain tiki-taka, tampak kesulitan menembus pertahanan lawan.

Baru pada menit ke-20 Spanyol mampu menciptakan peluang, tetapi tendangan voli Villa, menyambut umpan silang Iniesta, masih melebar di sisi kanan gawang Australia. Tiga menit berselang, Spanyol kembali mendapatkan peluang lewat Jordi Alba. Torres mengawali serangan dengan aksi individualnya untuk menembus kotak penalti. Bola yang sempat dihalau pemain belakang Australia jatuh ke kaki Villa, yang menyodorkan umpan dengan tumitnya kepada Alba. Sayang, bola tendangan bek kiri Barcelona ini masih bisa dibendung kiper Matthew Ryan.

Menit ke-36, Spanyol berhasil memecah kebuntuan lewat gol cantik Villa. Berawal dari umpan terobosan Iniesta, Juanfran yang bergerak dari sayap kanan berhasil menyambut bola yang nyaris keluar, dan melepaskan umpan datar kepada Villa yang berada di mulut gawang. Tanpa pengawalan, Villa, yang musim depan bermain dalam MLS bersama klub New York City, melakukan aksi mencetak gol dengan tumit kaki kanannya untuk mengubah arah bola ke gawang Ryan.

Satu menit menjelang turun minum, Spanyol kembali mendapatkan kesempatan menggandakan keunggulan. Akan tetapi, umpan dari Villa, yang sudah mengecoh penjaga gawang, berhasil dihalau bek Australia sebelum disambut Torres. Skor 1-0 bertahan hingga jeda.

Pada babak kedua, pelatih Vicente del Bosque menarik keluar Villa dan memasukkan Juan Mata pada menit ke-57. Villa tampak kecewa, bahkan menitikkan air mata ketika tiba di bangku cadangan. Terlebih lagi, ini adalah laga terakhirnya bersama El Matador karena dia pensiun seusai Piala Dunia.

Spanyol tetap mendominasi pertandingan. Juara dunia 2010 ini bisa menggandakan keunggulan pada menit ke-69 melalui gol Torres, yang menerima umpan terobosan Iniesta.

Seusai gol tersebut, Spanyol tampak semakin nyaman dalam menguasai permainan. Serangan demi serangan terus dilancarkan sehingga mendapatkan sejumlah peluang, termasuk yang diperoleh Cesc Fabregas (masuk menggantikan Santi Cazorla pada menit ke-68) pada menit ke-77 ketika masuk ke dalam kotak penalti. Namun, bola tendangannya bisa dihalau oleh bek Australia.

Pada menit ke-82, Spanyol menambah gol untuk unggul 3-0 melalui Juan Mata. Pemain Manchester United ini, yang melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti, dengan sempurna mengontrol umpan lambung sebelum melesakkan bola di antara dua kaki penjaga gawang Australia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Piala Dunia 2022: Belajar dari Arab Saudi, Argentina Tak Mau Remehkan Australia

Piala Dunia 2022: Belajar dari Arab Saudi, Argentina Tak Mau Remehkan Australia

Internasional
Warga Australia Pesta Jam 3 Dini Hari Setelah Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2022

Warga Australia Pesta Jam 3 Dini Hari Setelah Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2022

Internasional
Piala Dunia 2022 - Ben White Pamit, Timnas Inggris Tersisa 25 Pemain

Piala Dunia 2022 - Ben White Pamit, Timnas Inggris Tersisa 25 Pemain

Internasional
Kosta Rika Vs Jerman: Lengking Peluit Kesetaraan Stephanie Frappart

Kosta Rika Vs Jerman: Lengking Peluit Kesetaraan Stephanie Frappart

Internasional
Prediksi Skor dan Line Up Kroasia Vs Belgia di Piala Dunia 2022

Prediksi Skor dan Line Up Kroasia Vs Belgia di Piala Dunia 2022

Internasional
Jerman Butuh 8 Gol untuk Lolos dari Grup E, Hansi Flick Senyum

Jerman Butuh 8 Gol untuk Lolos dari Grup E, Hansi Flick Senyum

Internasional
Skuad Kroasia di Piala Dunia 2022: Daftar Pemain dan Nomor Punggung

Skuad Kroasia di Piala Dunia 2022: Daftar Pemain dan Nomor Punggung

Sports
Prediksi Jepang Vs Spanyol, Kans Matador Menang Lampaui 50 Persen

Prediksi Jepang Vs Spanyol, Kans Matador Menang Lampaui 50 Persen

Internasional
Permintaan Maaf Raja Tinju Meksiko kepada Lionel Messi

Permintaan Maaf Raja Tinju Meksiko kepada Lionel Messi

Internasional
Dimas Drajad Cedera, Spasojevic Dipanggil Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2022

Dimas Drajad Cedera, Spasojevic Dipanggil Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2022

Liga Indonesia
Skenario Grup F Piala Dunia 2022: Kroasia Vs Belgia Saling Sikut, Kans Besar Maroko

Skenario Grup F Piala Dunia 2022: Kroasia Vs Belgia Saling Sikut, Kans Besar Maroko

Sports
Drama Piala Dunia 2022: Tunisia Vs Perancis Diduga Langgar Aturan, Skor Berubah?

Drama Piala Dunia 2022: Tunisia Vs Perancis Diduga Langgar Aturan, Skor Berubah?

Internasional
Prediksi Susunan Pemain Brasil Vs Kamerun, Tite Proteksi Vinicius Jr Setelah Kehilangan Neymar

Prediksi Susunan Pemain Brasil Vs Kamerun, Tite Proteksi Vinicius Jr Setelah Kehilangan Neymar

Internasional
Jadwal Piala Dunia 2022: Penentuan Kroasia Vs Belgia Malam Ini

Jadwal Piala Dunia 2022: Penentuan Kroasia Vs Belgia Malam Ini

Internasional
Polandia Vs Argentina - Tepis Penalti Messi, Szczesny Catatkan Rekor

Polandia Vs Argentina - Tepis Penalti Messi, Szczesny Catatkan Rekor

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.