Kompas.com - 23/10/2013, 17:27 WIB
Arema IPL Vs Bontang FC dalam laga Kompetisi IPL di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur.Kamis (27/6/2013). KOMPAS.com/Yatimul AinunArema IPL Vs Bontang FC dalam laga Kompetisi IPL di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur.Kamis (27/6/2013).
|
EditorAloysius Gonsaga AE
MALANG, KOMPAS.com - Hingga kini manajemen Arema Indonesia yang berkompetisi di Indonesia Premier League (IPL) tetap mengakui bahwa keberadaannya legal dan berhak berhak berkompetisi di level tertinggi Indonesia. Saat ini, pihak manajemen masih menunggu surat resmi dari PSSI dan PT LPIS. Surat resmi tersebut soal status legal dan ilegalnya skuad Singo Edan.

"Kami tetap menunggu surat yang mengatakan Arema Indonesia ilegal. Makanya saat ini tidak dikutkan di playoff. Selain itu, kami juga menunggu surat PT LPIS yang menjelaskan kenapa sampai kompetisi dihentikan PSSI dan menjadikan turnamen yang disebut play-off itu," kata Direktur Operasional Arema, Haris Fambudy, Rabu (23/10/2013).

Manajemen Arema tetap setia menunggu surat resmi karena PSSI adalah organisasi resmi. "Di organisasi semuanya harus melalui surat menyurat secara resmi. Jadi, Arema Indonesia bersabar saja menunggu surat PSSI-PT LPIS itu," katanya.

Manajemen Arema, beber Haris, cukup memahami kemungkinan besar pengurus PSSI masih sibuk melaksanakan laga play-off, sehingga belum bisa kirim surat ke Arema.

"Jika sudah terima surat itu, baru manajemen bisa mengambil sikap untuk langkah ke depannya," tegasnya.

Menurut Haris, jika PSSI bicara verifikasi dan tidak mengakui status Arema sebagai klub, hal itu benar-benar sesuatu yang harus dikoreksi secara teliti. Karena Arema berdiri tahun 1987 sampai sekarang tetap setia ikut kompetisi resmi bentukan PSSI.

"Tim Arema mempunyai catatan sejarah di sepak bola Indonesia. PSSI, AFC dan FIFA masih mengakui keberadaan Arema Indonesia sebagai peserta atau tim di Indonesia Premier League sampai 2013. Hal itu bisa dilihat di website fifa.com," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baru pada 2014 mendatang, jelas Haris, akan ada satu kompetisi yaitu Indonesia Super League (ISL). Sementara ini, PSSI beranggapan klub Arema Indonesia ilegal tak diakui PSSI.

"Bagaimana bisa beranggapan ilegal, sebagai tim Arema Indonesia tahun 2012 mewakili Indonesia di AFC Cup dengan prestasi masuk 8 besar," katanya.

Padahal PSSI sudah tahu bahwa organisasi yang memiliki hubungan dengan FIFA adalah Arema Indonesia. "FIFA sudah mencatat secara resmi bahwa klub yang berafiliasi dengan AFC Cup adalah Arema Indonesia, yang lolos verifikasi tahun 2012 yang dilakukan PSSI, AFC dan FIFA secara langsung," katanya.

Nanti, kata Haris, publik bisa melihat siapa yang legal. Karena semua kontestan ISL 2013/2014 akan diverifikasi ulang pada 8-10 November 2013 nanti. Verifikasi ini tidak hanya dilakukan PSSI saja. Tetap juga akan dilakukan oleh AFC dan FIFA.

"Soal langkah manajemen Arema ke depan, jika ada hal yang tak diinginkan, akan dibicarakan di manajemen," katanya.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.