Kompas.com - 22/10/2013, 22:48 WIB
Pesepak bola Inggris milik Paris Saint Germain, David Beckham, tengah bertugas komersial di toko H&M di Berlin, Jerman, Selasa (19/3/2013). AFP PHOTO / JOHANNES EISELEPesepak bola Inggris milik Paris Saint Germain, David Beckham, tengah bertugas komersial di toko H&M di Berlin, Jerman, Selasa (19/3/2013).
|
EditorAloysius Gonsaga AE
MANCHESTER, KOMPAS.com — Mantan manajer Manchester United Sir Alex Ferguson membeberkan alasan dirinya dan manajemen Setan Merah menjual David Beckham pada sepuluh tahun silam. Menurut Ferguson, sikap Beckham yang haus akan ketenaran dan status selebriti menjadikan mantan kapten timnas Inggris itu menganggap dirinya lebih penting dibanding klub.

Hal tersebut dibeberkan Ferguson dalam otobiografinya, Alex Ferguson: My Autobiography. Dalam buku tersebut, Ferguson menilai Beckham kehilangan fokus pada musim terakhirnya di Old Trafford.

"David satu-satunya pemain didikan saya yang ingin tenar dan berambisi dikenal selain di lapangan. Pada musim terakhirnya di MU, kami semua sadar etos kerjanya menurun. Kami juga mendengar Real Madrid mendekatinya," tulis Ferguson.

Penurunan etos kerja Beckham ini disadari Ferguson saat mereka kalah dari Arsenal di Piala FA. Hal tersebut berujung pada sebuah insiden ketika Ferguson menendang sepatu dan mengenai alis suami personel Spice Girls, Victoria, itu.

"Saat itu, kami kalah 0-2 dari Arsenal di babak kelima Piala FA di Old Trafford. David tak segera mundur bertahan dan memungkinkan Sylvain Wiltord mencetak gol kedua Arsenal. David bahkan tak berlari sedikit pun. Saat saya menegurnya, ia tak mendengarkan," tukasnya.

Ia kemudian menggambarkan situasi "sepatu terbang" di ruang ganti MU.

"Dia berdiri sekitar 12 kaki dari saya, dan antara kami ada beberapa sepatu berjejer. David mengumpat dan saya mendekatinya. Saat itulah, saya menendang sebuah sepatu yang mengenai atas matanya. Ia bangkit mendekati saya dan para pemain melerai. 'Duduk,' kata saya. 'Kau sudah membuat teman-temanmu kecewa. Silakan berkilah sesukamu,'" lanjut Ferguson.

Sesudah insiden itu, Ferguson menuturkan, ia memanggil Beckham untuk mengamati video pertandingan. Namun, Beckham tetap menolak mengakui blundernya. Ia hanya mendengarkan ucapan Ferguson tanpa berkata sepatah kata pun.

"Keesokan harinya, cerita soal saya menendang sepatu ke wajah David muncul di media dan sebuah band menekankan soal luka tendangan sepatu tersebut. Pada saat itulah, saya mengatakan ke dewan direksi, David harus pergi," jelas Ferguson.

"David mengira ia lebih besar dari Alex Ferguson. Sebenarnya, bukan masalah siapa manajer MU, tetapi otoritas di ruang ganti. Tak boleh ada pemain yang mengambil alih ruang ganti. Banyak yang mencoba melakukannya. Tetapi, di MU, pusat kekuasaan ada di kantor manajer. David mencoba mengambil alih otoritas saya, dan itu yang mengakhiri kariernya di MU," pungkas Ferguson.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber GOAL
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

HT Indonesia Vs Australia: Bintang Chelsea Quattrick, Garuda Pertiwi Tertinggal 0-9

HT Indonesia Vs Australia: Bintang Chelsea Quattrick, Garuda Pertiwi Tertinggal 0-9

Liga Indonesia
Indonesia Vs Australia, Modal 'Nekat' Garuda Pertiwi di Piala Asia 2022

Indonesia Vs Australia, Modal "Nekat" Garuda Pertiwi di Piala Asia 2022

Sports
Timnas Putri Indonesia Vs Australia - Sam Kerr Hattrick, Matildas Unggul 6-0

Timnas Putri Indonesia Vs Australia - Sam Kerr Hattrick, Matildas Unggul 6-0

Liga Indonesia
Timnas Putri Indonesia Vs Australia, Garuda Pertiwi Tertinggal 0-3 dalam 14 Menit

Timnas Putri Indonesia Vs Australia, Garuda Pertiwi Tertinggal 0-3 dalam 14 Menit

Liga Indonesia
Persib Tingkatkan Proteksi agar Terhindar dari Paparan Covid-19

Persib Tingkatkan Proteksi agar Terhindar dari Paparan Covid-19

Liga Indonesia
Chelsea dan Real Madrid Dapat Peringatan dari UEFA

Chelsea dan Real Madrid Dapat Peringatan dari UEFA

Sports
Susunan Pemain Timnas Indonesia Vs Australia di Piala Asia Wanita 2022

Susunan Pemain Timnas Indonesia Vs Australia di Piala Asia Wanita 2022

Liga Indonesia
Janji Cinta Mourinho, Tak Mau Tukar Roma untuk Everton

Janji Cinta Mourinho, Tak Mau Tukar Roma untuk Everton

Liga Italia
Pukulan dengan Menyeberangkan Shuttlecock Dekat Net

Pukulan dengan Menyeberangkan Shuttlecock Dekat Net

Sports
Jelang Timnas Indonesia Vs Australia di Piala Asia Wanita: Terkam Mereka, Hancurkan...

Jelang Timnas Indonesia Vs Australia di Piala Asia Wanita: Terkam Mereka, Hancurkan...

Liga Indonesia
Disebut Butuh “Superman”, Timnas Malaysia Ikuti Jejak Indonesia dan Tunjuk Pelatih Asal Korea Selatan

Disebut Butuh “Superman”, Timnas Malaysia Ikuti Jejak Indonesia dan Tunjuk Pelatih Asal Korea Selatan

Liga Indonesia
Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Australia, Kickoff 17.00 WIB

Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Australia, Kickoff 17.00 WIB

Liga Indonesia
Aljazair Tersingkir dari Piala Afrika, “Liburan Spesial” Riyad Mahrez Dituding Biang Kegagalan

Aljazair Tersingkir dari Piala Afrika, “Liburan Spesial” Riyad Mahrez Dituding Biang Kegagalan

Internasional
Apa Itu FIFA Matchday?

Apa Itu FIFA Matchday?

Sports
Jelang MotoGP Indonesia 2022, Terjadi Perubahan di Direksi MGPA

Jelang MotoGP Indonesia 2022, Terjadi Perubahan di Direksi MGPA

Motogp
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.