Kompas.com - 29/06/2013, 02:31 WIB
Pemilik sekaligus Presiden AS Monaco, Dmitry Rybolovlev. AFP PHOTO / VALERY HACHEPemilik sekaligus Presiden AS Monaco, Dmitry Rybolovlev.
|
EditorAloysius Gonsaga AE
PARIS, KOMPAS.com — Tim pendatang baru Ligue 1, AS Monaco, akan memulai musim baru dengan poin minus dua. Ini terjadi menyusul sejumlah insiden kekerasan yang dilakukan para penggemarnya saat merayakan keberhasilan meraih gelar divisi kedua, demikian pernyataan Liga Perancis (LFP), Kamis (27/6/2013) waktu setempat.

Sejumlah kembang api dinyalakan pada pertandingan kandang terakhir Monaco melawan Le Mans, sebelum para penggemar memasuki lapangan setelah peluit panjang berbunyi. Ketika hal itu terjadi, wasit terkena pukulan seorang penggemar, demikian menurut laporan resmi pertandingan.

"Menilai keseriusan fakta-fakta yang ada, Monaco dihukum satu pertandingan tanpa penonton dan penalti tiga angka, termasuk satu yang ditunda, untuk Ligue 1 musim depan," demikian pernyataan LFP.

Monaco, yang dimiliki miliarder Rusia Dmitry Rybolovlev, diharapkan dapat menjadi penantang utama juara bertahan Paris St Germain pada persaingan perebutan gelar juara liga musim depan. Mereka telah menghabiskan lebih dari 120 juta euro untuk mendatangkan penyerang Kolombia, Radamel Falcao dari Atletico Madrid, dan rekan senegaranya, James Rodriguez, serta gelandang Portugal, Joao Moutinho dari FC Porto.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.