Kompas.com - 09/06/2013, 20:01 WIB
EditorHery Prasetyo

PETACH-TIKVA, KOMPAS.com - Uni Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) kembali  dipusingkan oleh kasus rasialisme. Kali ini terjadi di pertandingan Piala Eropa U-21 antara Inggris dan Norwegia. Sebelum pertandingan, DJ yang memutar musik di stadion memutar sebuah lagu dengan lirik bernada rasial.

Ironisnya, lagu yang mengandung n-word (referensi terhadap orang keturunan Afro-Amerika) tersebut justru diputar sebelum UEFA mengeluarkan pesan antirasialisme.

Terkait insiden memalukan tersebut, UEFA pun berjanji akan melakukan investigasi, terutama mengenai kenapa lagu tersebut bisa diputar di dalam stadion.

Ini bukan pertama kalinya mereka berhadapan dengan isu rasialisme selama penyelenggaraan Piala Eropa U-21. Pada bulan Oktober 2012, UEFA menghadapi kritik dari banyak pihak karena hanya menjatuhkan denda sebesar 65.900 poundsterling (sekitar Rp 790, 8 juta) untuk tim nasional Serbia karena pendukungnya melecehkan pemain Inggris, Danny Rose.

Dalam babak play-off di Krusevac, para penggemar Serbia menyoraki Rose dengan suara seperti monyet dan Rose mengklaim bahwa ia dua kali dilempar batu saat melakukan lemparan ke dalam. Kesal, Rose menendang bola ke arah penonton dan mendapat kartu merah di menit akhir pertandingan.

Insiden tersebut sempat menimbulkan keributan antara kedua kubu. Kejadian itu membuat para penggiat sepak bola Inggris menganggap UEFA seharusnya tidak hanya memberi sanksi finansial, melainkan juga menjatuhkan larangan bermain bagi Serbia. (DM)

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X