Kompas.com - 27/05/2013, 22:56 WIB
EditorAloysius Gonsaga

JAKARTA, KOMPAS.com - Muhaimin, wasit yang menjadi korban pemukulan pemain Persiwa Wamena Pieter Rumaropen, masih belum kembali menjalankan tugas sebagai pengadil di lapangan hijau. Hal tersebut disampaikan oleh Roberto Rouw selaku Ketua Komisi Wasit PSSI, Senin (27/5/2013).

"Saat ini wasit Muhaimin masih off," kata Roberto. Menurutnya, Komite Wasit PSSi akan memanggil Muhaimin usai rapat Komite Wasit PSSI yang akan diadakan Rabu (29/5/2013). Jika terbukti tak memimpin pertandingan secara adil, Komite Wasit akan memberi sanksi kepada Muhaimin.

"Jika ada kesalahan pada wasit, akan diskorsing 2 tahun larangan memimpin pertandingan," jelas Rouw.

Di lain pihak Rouw berpendapat bahwa sanksi seumur hidup yang sebelumnya didapat Pieter dari Komisi Disiplin (Komdis) sebenarnya tepat. Namun, jika melihat dari latar belakang pemukulan tersebut, Pieter pun berhak mengajukan banding.

"Pada prinsipnya saya setuju dengan Komdis. Namun setiap orang berhak mengajukan banding setelah melihat latar belakang kejadian tersebut terlebih dulu," tutup Rouw.

Diberitakan sebelumnya, Muhaimin dipukul oleh Pieter saat Persiwa bermain melawan Pelita Bandung Raya (PBR) di ajang Indonesia Super League beberapa waktu lalu. Pieter telah djatuhi sanksi larangan bermain 1 tahun plus denda Rp 100 juta, setelah mengajukan banding atas hukuman larangan bermain seumur hidup yang dikenakan padanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.